BULUKUMBA, Beranda.News– Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus menaruh perhatian serius terhadap penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi stabilitas ekonomi daerah. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut dengan memaksimalkan potensi lahan yang ada.
Hal itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Andi Utta saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kindang yang digelar di Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Selasa (24/2/2026).
"Program ketahanan pangan masih prioritas," ungkap Andi Muchtar Ali Yusuf.
Ia menegaskan, ketahanan pangan telah terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam menekan laju inflasi.
"Ketahanan pangan terbukti paling ampuh menjaga inflasi Bulukumba, bahkan pernah terbaik kedua nasional. Nah program ini harus kita maksimalkan lagi ke depan," sambungnya.
Musrenbang Kecamatan Kindang merupakan musrenbang kedua tingkat kecamatan, Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Utta turut memaparkan perkembangan infrastruktur di wilayah Kindang, termasuk ruas jalan Bontomanai–Kindang yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan parah dan kini mulai dikerjakan. Infrastruktur jalan yang memadai diharapkan dapat mempercepat akses dan perputaran ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kemajuan peradaban suatu daerah sangat ditentukan oleh kekuatan ekonominya. Karena itu, pembangunan fisik yang kini menjadi ikon Bulukumba harus ditopang dengan stabilitas ekonomi masyarakat.
"Kindang adalah jantungnya Bulukumba. Saudaraku semua, mari memaksimalkan lahan pertanian. Tolong jaga tanaman dengan serapan air yang tinggi. Ini tanggung jawab kita bersama," kata Andi Utta.
Ia juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang menuntut pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan menjalankan program berdasarkan kajian yang matang.
"Pemerintah daerah dituntut untuk terus berinovasi. Kita pun harus sabar tapi tetap optimis. Kita akan kerjakan tuntutan-tuntutan yang prioritas," ujarnya.
Lebih jauh, Andi Utta mengajak masyarakat untuk melakukan pembaruan pola pikir, khususnya dalam mengelola lahan yang selama ini kurang produktif. Ia mendorong pemanfaatan lahan dengan tanaman bernilai jual tinggi, bahkan berorientasi ekspor.
"Orang yang gagal bukan karena tidak pintar, tapi pola pikir yang salah dan tidak mau berubah. Ayo ubah mindset untuk lebih produktif. Saya akan terus mengedukasi masyarakat untuk lebih produktif. Coba cari benang merahnya apa yang harus dilakukan," jelasnya.
"Ikuti orang yang hebat. Saya pun bukan orang hebat, karena saya terus belajar. Prinsipnya kita harus lebih hebat dari mereka. Ekonomi kita baik pasti bayar pajak lebih cepat. Ketika ekonomi baik, maka semuanya ikut baik," tambahnya.