BULUKUMBA, Beranda.News — Baru seumur jagung, Gardu Daeng Iwan langsung mencuri perhatian di panggung turnamen domino bergengsi A. Muzakkir Aqil 768 Slot yang digelar di Gardu Panrita Lopi Bulukumba (PLB), Jalan Melati, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp150 juta tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026. Pesertanya datang bukan hanya dari Bulukumba, tetapi juga sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, di antaranya Wajo, Bone, Selayar, Sinjai, dan Bantaeng.
Di tengah persaingan ketat antargardu, Gardu Daeng Iwan mampu menunjukkan eksistensinya. Meski tergolong gardu baru, salah satu atlet yang diutus, Pung Saso berpasangan dengan Rijal, berhasil Raih Juara 13
Pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Gardu Daeng Iwan. Kehadirannya tidak sekadar sebagai peserta, tetapi langsung mampu berbicara dalam persaingan turnamen dengan jumlah peserta mencapai 768 slot.
Prestasi Pung Saso–Rijal sekaligus menjadi sinyal bahwa Gardu Daeng Iwan mulai diperhitungkan dalam peta persaingan domino di Bulukumba.
Sementara itu, gelar juara pertama berhasil diraih Zulfahmi berpasangan dengan Herman dari Gardu Musafir dengan hadiah Rp52 juta.
Posisi kedua ditempati Abd. Rahman berpasangan dengan Muh. Almuddin dari Pordi Rilau Ale dengan hadiah Rp32 juta.
Juara ketiga diraih Aswan Syam berpasangan dengan Ahmad Jufriyanto dari Gardu Musafir Kajang dengan hadiah Rp22 juta. Sedangkan juara keempat ditempati Firdaus berpasangan dengan Kamil dari Pordi Sinjai dengan hadiah Rp12 juta.
Rangkaian turnamen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembuktian kemampuan para pemain domino dari berbagai daerah.
Bagi Gardu Daeng Iwan, menembus 16 besar dalam turnamen sebesar ini menjadi langkah awal yang menjanjikan. Gardu baru, tetapi nyalinya sudah berani bersaing dengan gardu-gardu yang lebih dulu dikenal.