Tenaga Kesehatan dan Guru Diminta Utamakan Profesionalisme
Dalam arahannya, Aswad secara khusus mengingatkan PPPK yang bertugas sebagai tenaga kesehatan dan guru agar selalu mengedepankan profesionalisme, ketelitian, serta tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.
Kepada tenaga kesehatan, ia menegaskan bahwa setiap tindakan pelayanan berkaitan langsung dengan kondisi dan keselamatan pasien. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan harus bekerja sesuai kompetensi, prosedur, dan standar pelayanan yang berlaku.
“Jangan pernah melakukan kesalahan dalam bekerja. Terutama bagi tenaga kesehatan, setiap tindakan bisa berdampak fatal sehingga harus profesional dan berhati-hati,” ujarnya.
Sementara itu, kepada para guru PPPK, Aswad mengingatkan bahwa tugas mendidik tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku generasi penerus bangsa.
Ia menilai kesalahan dalam proses pendidikan dapat menimbulkan dampak jangka panjang. Sebaliknya, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan kepada peserta didik dapat menjadi amal jariah apabila melahirkan generasi berakhlak baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Tingkatkan Kompetensi, Bukan Sekadar Menambah Pegawai
Lebih lanjut, Aswad menyampaikan bahwa tantangan pemerintahan saat ini tidak hanya berkaitan dengan jumlah pegawai, tetapi juga kemampuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang telah tersedia.
Menurutnya, pengembangan kompetensi menjadi langkah strategis agar ASN mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan efektivitas kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target organisasi dan pembangunan daerah.
“Sekarang bukan lagi zamannya menambah pegawai, tetapi bagaimana memperbaiki dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada. ASN harus menjadi aset pemerintah yang berguna, bukan justru menjadi beban,” jelasnya.
Melalui kegiatan orientasi ini, Pemkab Bulukumba diharapkan mampu memperkuat kapasitas PPPK Penuh Waktu agar dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja aparatur yang mengutamakan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pelayanan publik dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Dengan mengikuti orientasi ini, 1.331 PPPK Penuh Waktu di lingkungan Pemkab Bulukumba diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang efektif, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan warga.