BerandaNews.Com – Harga mobil listrik BYD di Indonesia mengalami penyesuaian pada Oktober 2026. Sejumlah model mendapatkan banderol baru, dengan kenaikan paling mencolok terjadi pada BYD Seal dan BYD Sealion 7 yang kini dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Kenaikan tersebut menjadi perhatian karena selisih harga kedua model mencapai ratusan juta rupiah.
"kebijakan itu berkaitan dengan penguatan spesifikasi baterai serta komitmen perusahaan dalam menjaga standar layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang bagi konsumen di Indonesia," tulis BYD Indonesia.
BYD Seal Premium Extended Range, misalnya, yang sebelumnya dibanderol Rp639 juta, kini tercatat memiliki harga Rp869 juta. Artinya, terdapat kenaikan sekitar Rp230 juta.
Sementara itu, BYD Sealion 7 Premium yang sebelumnya dipasarkan Rp629 juta kini tercatat dibanderol Rp879 juta. Selisihnya mencapai Rp250 juta dibandingkan harga sebelumnya.
Penyesuaian harga tersebut perlu dilihat bersama perubahan spesifikasi dan varian yang ditawarkan.
Dengan demikian, perbandingan banderol lama dan baru tidak selalu mencerminkan kenaikan harga untuk produk dengan spesifikasi yang sepenuhnya sama.
BYD Ungkap Alasan Kenaikan Harga
Terkait perubahan harga tersebut, BYD Indonesia menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan sebagai langkah strategis untuk menghadapi dinamika biaya produksi global.
Dengan alasan tersebut, perubahan harga tidak hanya berkaitan dengan biaya produksi, tetapi juga dengan spesifikasi produk dan dukungan kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Meski demikian, kenaikan harga yang mencapai ratusan juta rupiah pada sejumlah model tetap menjadi hal penting bagi calon konsumen untuk dipertimbangkan sebelum membeli mobil listrik premium.
Tidak Semua Mobil BYD Mengalami Kenaikan Besar
Berbeda dengan Seal dan Sealion 7, perubahan harga pada sejumlah model BYD lainnya relatif lebih terbatas.
BYD M6 Superior 7-Seater, misalnya, tercatat mengalami kenaikan dari Rp423 juta menjadi Rp435 juta. Adapun varian Superior Captain Seat berubah dari Rp433 juta menjadi Rp445 juta.