ekobis

Saham GOTO Rp30, Nilai Investasi Telkomsel Anjlok dari Rp6,4 Triliun Jadi Rp711,6 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 | 00:01 WIB
Caption Foto: Aktivitas pekerja Telkomsel. Penurunan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membuat nilai investasi Telkomsel menyusut tajam. Foto Telkomsel

 

JAKARTA, BerandaNews.Com — Penurunan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke level Rp30 per saham membuat nilai pasar kepemilikan Telkomsel di perusahaan teknologi tersebut ditekan tajam.

Dengan asumsi kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham , nilai pasar saham GOTO yang dimiliki Telkomsel pada harga Rp30 diperkirakan hanya sekitar Rp711,6 miliar . Angka itu jauh di bawah estimasi nilai perolehan yang mencapai sekitar Rp6,4 triliun .

Berdasarkan data TradingView pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026 , saham GOTO tercatat di level Rp30 atau tidak berubah dibandingkan penutupan sebelumnya. Namun, harga tersebut merupakan posisi perdagangan pagi dan bukan harga penutupan perdagangan 5 Oktober 2026 .

Jika menggunakan estimasi harga perolehan sekitar Rp270 per saham, terdapat selisih Rp240 per lembar terhadap harga pasar Rp30.

Dengan kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham, selisih tersebut setara dengan sekitar Rp5,69 triliun , atau turun sekitar 88,89 persen dari estimasi nilai perolehan.

Jumlah kepemilikan tersebut mengacu pada data per 31 Agustus 2026 yang diberitakan ANTARA. Perkiraan ini mengasumsikan tidak terjadi perubahan jumlah kepemilikan Telkomsel setelah tanggal tersebut.

Nilai Pasar Tinggal 11 Persen

Dengan menggunakan angka kepemilikan dan harga perolehan yang dibulatkan, estimasi nilai awal investasi Telkomsel mencapai sekitar Rp6,4044 triliun .

Sementara pada harga GOTO Rp30 per saham, nilai pasar kepemilikan tersebut hanya sekitar Rp711,6 miliar .

Dengan demikian, nilai pasar saham yang dimiliki Telkomsel kini tersisa sekitar 11,11 persen dari estimasi nilai perolehannya.

Sebagai perbandingan, ketika saham GOTO berada di level Rp50, nilai kepemilikan 23,72 miliar saham tersebut masih sekitar Rp1,186 triliun .

Artinya, penurunan harga GOTO dari Rp50 menjadi Rp30 menggerus nilai pasar kepemilikan Telkomsel sekitar Rp474,4 miliar .

Namun, angka Rp5,69 triliun perlu dibaca secara tepat. Nilai tersebut merupakan estimasi penurunan nilai dibandingkan harga perolehan , bukan berarti Telkomsel baru mengalami kerugian tunai sebesar Rp5,69 triliun pada Oktober 2026.

Selama saham tersebut belum dijual, selisih antara harga perolehan dan harga pasar merupakan kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss) . Sementara dampak akuntansinya bergantung pada nilai pencatatan keuangan dan perlakuan akuntansi yang berlaku dalam laporan keuangan Telkomsel.

Halaman:

Tags

Terkini

Menuai Apresiasi, Mattirowalie Cup 1 Sukses Digelar

Rabu, 19 Oktober 2022 | 21:20 WIB

Harga Beras di Bulog Bulukumba Mengalami Kenaikan

Rabu, 21 September 2022 | 11:47 WIB

Dinas Pertanian Gelar Pangan Murah di Lapda

Rabu, 30 Maret 2022 | 17:39 WIB