Rabu, 30 September 2026

Lubang Anus Tertutup, "Inayah" Bocah 11 Tahun Lewati Harinya Menahan Rasa Sakit

Photo Author
Dirman, Beranda-news.com
- Selasa, 29 Juni 2021 | 20:36 WIB

BULUKUMBA, BERANDA.NEWS- Inayah Mifta Ayatulhusnah, bocah 11 tahun yang tinggal di perumahan Griya Finisi 2, Dusun Ponci, Desa Taccoron, Kabupaten Bulukumba, sulawesi Selatan menderita penyakit atresia ani atau lubang anus tertutup


Satu tahun lebih Inayah menderita penyakit tersebut, satu kali di operasi dari biaya para relawan yang terkumpul


Namun operasi itu tidak membuat Inayah keluar dari penderitanya, hari harinya ia lewati dengan menahan sakit di bagian perut


Hidup dari keluarga miskin makin menambah penderitaan Inayah


Numpang tinggal dirumah kontrakan gratis, Bocah malang itu hanya bisa terbaring dan duduk lemas menahan rasa sakit. Dengan penghasilan sang ayah sebagai buruh tani tak menentu,  jangankan untuk berobat, memenuhi kebutuhan keluarga saja tidak cukup


Keluarga Inayah hanya pasrah sambil menunggu para dermawan yang bisa membantu mengobati penyakit anak perempuan mereka


Ibunda Inayah, Asriani mengatakan, anaknya pernah dibantu biaya oleh para relawan  untuk operasi kolostomi atau operasi pembuatan saluran pembuangan tinja melalui perut


Namun untuk operasi penyambungan saluran tinja ke anus itu belum dilakukan karena tidak ada biaya


Jangan untuk biaya operasi, biaya pembeli kantongan plastik tempat pembuangan BAB Inayah, Asriani mengaku kebingungan cari uang


"Jadi saat ini kalau buang air lewat lubang yang ada di perut yang masuk kekantong plastik, Tidak sakit jika buang air, tapi kalau malam biasa tiba tiba bangun dari tidurnya dan menangis kesakitan" kata Asriani, Selasa (29/6/2021) Saat dikunjungi media ini


Akibat penyakit itu pula, Inayah harus berhenti ikut mengaji dan tidak bisa bermain layaknya anak anak lain yang menikmati hidupnya bermain,  lantaran bekas operasi dibagian perut tidak boleh terlalu terkena angin yang bisa membuat infeksi.


“Dia malu juga dan tidak tahan sakitnya. Jadi untuk saat ini dia berhenti mengaji dan tidak bisa main main dulu karena bekas operasi bagian perutnya bahaya, nanti infeksi, Katanya


Untuk saat ini Asriani hanya bisa pasrah dan berharap ada keajaiban dari yang diatas, juga berharap uluran tangan para dermawan untuk menyembuhkan anaknya (Dirman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dirman

Tags

Terkini

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis

Jumat, 25 September 2026 | 13:17 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 17 September 2026 | 12:49 WIB

Sumur Mengering, Polisi Bululumba Bawa Air

Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Terpopuler

X