Rabu, 30 September 2026

SPBU 7492521 Bacari Diklaim Buka 24 Jam, BBM Subsidi Malah Sering Kosong di Pagi Hari

Photo Author
Dirman, Beranda-news.com
- Rabu, 9 September 2026 | 19:39 WIB
Oplus_16908288
Oplus_16908288

BULUKUMBA,Beranda.News — Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU 74.925.21 Bacari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Dalam beberapa hari terakhir, warga mengeluhkan Pertalite dan solar yang disebut telah habis sejak pagi, bahkan sekitar pukul 09.00 WITA.


Kondisi tersebut membuat masyarakat yang membutuhkan BBM pada siang hingga malam hari harus kecewa. Keluhan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai pola pasokan, distribusi, serta pengelolaan stok BBM subsidi di SPBU tersebut.


Salah seorang warga, Dimang, mengaku BBM Subsidi habis pada pagi hari bukan hanya terjadi sekali.


“Kalau jam 9 mi habismi Pertalite dan solar di SPBU Bacari, sudah beberapa hari begitu,” kata Dimang, Rabu (9/9/2026).


Menanggapi keluhan tersebut, Manajer SPBU Bacari, Randa, mengatakan cepat habisnya BBM terjadi karena SPBU melayani konsumen selama 24 jam.


“Cepat habis karena kami melayani 24 jam,” kata Randa.


Ia menjelaskan, pasokan BBM biasanya datang melalui mobil tangki pada malam hingga tengah malam. Setelah proses pembongkaran selesai, BBM langsung kembali dilayani kepada konsumen.


“Biasanya mobil tangki itu bongkar tengah malam, antara pukul 23.00 sampai 24.00. Jadi kalau sudah dibongkar, kami sudah buka kepada konsumen,” ujarnya.


Menurut Randa, kondisi tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan. Ia menyebut SPBU Bacari mulai diserbu konsumen sejak dini hari. Bahkan, sejumlah sopir kendaraan angkutan disebut rela menginap di sekitar SPBU untuk mendapatkan BBM.


“Sudah berjalan satu bulanan. Dari dini hari memang sudah diserbu konsumen. Bahkan ada beberapa sopir angkut yang sampai menginap di SPBU,” jelasnya.


Selain tingginya antrean, Randa menilai meningkatnya konsentrasi pembelian BBM di SPBU turut menjadi penyebab stok lebih cepat habis. Menurut dia, masyarakat kini lebih banyak bergantung pada SPBU karena penjualan BBM secara eceran di desa-desa semakin berkurang.


Ia juga membantah adanya praktik pelangsiran BBM di SPBU Bacari. Menurutnya, pelayanan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, termasuk kepada konsumen yang memiliki barcode serta petani yang mengantongi surat rekomendasi dari sektor pertanian.


“Kalau pelangsir, di SPBU Bacari tidak ada seperti itu. Yang dilayani yang ada barcode dan petani yang memiliki rekomendasi dari pertanian,” katanya.


Meski pihak SPBU telah memberikan penjelasan, kondisi BBM subsidi yang berulang kali habis pada pagi hari tetap menjadi perhatian masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Dirman

Tags

Terkini

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis

Jumat, 25 September 2026 | 13:17 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 17 September 2026 | 12:49 WIB

Sumur Mengering, Polisi Bululumba Bawa Air

Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Terpopuler

X