Rabu, 30 September 2026

Kontraktor Janji Perbaiki Pekerjaan Talud Jalan Bontomanai–Kindang, Warga Minta  Pekerjaan  Dibongkar

Photo Author
Dirman, Beranda-news.com
- Senin, 9 Februari 2026 | 11:51 WIB
Oplus_16908288
Oplus_16908288

BULUKUMBA,Beranda News— Kontraktor pelaksana proyek pembangunan ruas Jalan Poros Bontomanai–Kindang angkat bicara menyusul sorotan masyarakat terkait dugaan kualitas pekerjaan talud yang dianggap cacat kontruksi di sejumlah titik. Terutama di Desa Tamaona dan Desa Kindang


Rudi, selaku perwakilan kontraktor, menegaskan pihaknya siap melakukan perbaikan atas setiap pekerjaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis. Ia menyebut seluruh masukan dan sorotan yang muncul akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Kalau memang ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau dikerjakan kurang baik, kami siap memperbaiki. Kami sebagai kontraktor tidak pernah menyuruh pekerja menggunakan campuran yang tidak sesuai standar juknis. Jika mereka tidak bisa memperbaiki, saya akan evaluasi dan siap menghentikan pekerjaan,” ujar Rudi kepada media ini, Senin, 9 Februari 2026.

Terkait sorotan yang viral di media sosial, di Desa Tamaona dan Kindang,  Rudi berdalih kondisi tersebut dipengaruhi faktor cuaca.

Menurutnya, hujan yang melanda wilayah Desa Tamaona dan Kindang berdampak pada kualitas pekerjaan di lapangan.

"Daerah Tamaona dan Kindang cuacanya tidak mendukung, Tiap hari hujan, mungkin faktor itu juga yang membuat kualitas pekerjaan tidak baik.katanya

Ia juga menanggapi kritikan warga bahwa pekerja mengaduk campuran material secara manual. "katanya, setiap kelompok pekerja di fasilitas mesin molen

Meski demikian, pernyataan kontraktor tersebut, belum sepenuhnya meredam kekhawatiran warga. Masyarakat Desa Tamaona dan Kindang justru berharap pekerjaan yang dinilai asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi agar dibongkar, bukan sekadar diperbaiki di bagian luar.

Sahrul, salah seorang pemuda Kindang, menilai perbaikan tambal sulam tidak menyelesaikan persoalan mendasar pada struktur bangunan talud.

“Kalau memang tidak sesuai standar dan materialnya tidak baik, sebaiknya dibongkar saja. Percuma diperbaiki kalau hanya ditutup plesteran semen di luar supaya kelihatan kokoh, tapi bagian dalamnya lemah. Itu sama saja tidak ada gunanya,” tegasnya.

Lanjutnya, ia berharap pengawasan terhadap proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut diperketat, agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat jangka panjang

Bahkan dia menekankan bahwa dalam pekerjaan ruas Jalan Bontomanai–Kindang, seluruh elemen masyarakat harus ikut berperan aktif melakukan pengawasan.

“Masyarakat harus peka dan ikut mengawasi proyek jalan ini. Jangan sampai kritik terhadap pembangunan justru dianggap sebagai sikap sok tahu atau mencari-cari kesalahan,” ujarnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dirman

Tags

Terkini

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis

Jumat, 25 September 2026 | 13:17 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 17 September 2026 | 12:49 WIB

Sumur Mengering, Polisi Bululumba Bawa Air

Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Terpopuler

X