BULUKUMBA,Beranda.News - Jembatan di Desa Garuntungan yang menghubungkan Kelurahan Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, yang sempat viral di media sosial setelah sebuah mobil terperosok akibat jembatan ambruk, dipastikan akan dikerjakan pada tahun 2026 melalui anggaran APBD. Kepastian tersebut disampaikan anggota DPRD Bulukumba dari daerah pemilihan Gantarang–Kindang, Andi Usdar, Minggu (22/3/2026).
"Insya Allah Tahun ini dikerja menggunakan anggaran APBD 2026," katanya.
Ia menjelaskan, Jembatan Garuntungan sebenarnya telah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2025 lalu setelah mengalami kerusakan. Namun karena waktu pelaksanaan dinilai tidak mencukupi, pengerjaan akhirnya ditunda.
"Sebenarnya jembatan itu sudah di masukkan dalam APBD Perubahan 2025, sejak mengalami kerusakan, namun karna waktu sempit dan diperhitungkan tidak selesai, maka di tunda."
Menurutnya, sambil menunggu pembangunan permanen, pemerintah akan mengupayakan pembangunan jembatan darurat agar masyarakat tetap memiliki akses penghubung antar desa.
"Kami sebagai anggota perwakilan rakyat dari dapil Kindang pasti tidak tinggal diam, apalagi ini kampung halaman saya, cuman harus di pahami anggaran pemerintah itu ada prosesnya. Dan Pak Bupati berencana membuat jembatan darurat sementara."Ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa opsi pengerjaan melalui skema darurat bencana sebenarnya bisa dilakukan, namun dikhawatirkan hasilnya tidak maksimal. Karena itu, ia meminta masyarakat bersabar agar pembangunan dapat dilakukan secara optimal dan bisa digunakan dalam jangka panjang.
"Jembatan itu bisa di saja dikerjakan menggunakan anggaran darurat bencana, namun pasti pekerjaan tidak maksimal, itu saya tidak mau, makanya saya minta masyarakat bersabar, agar pembangunan dikerjain maksimal agar bisa digunakan jangka panjang," ungkapnya.