Rabu, 30 September 2026

Tepati Janji, DPRD Bulukumba Turun  Tinjau Lahan yang Dipersoalkan Masyarakat untuk Pembangunan Yon TP

Photo Author
Dirman, Beranda-news.com
- Minggu, 6 September 2026 | 16:24 WIB
Oplus_16908288
Oplus_16908288

BULUKUMBA, Beranda.News — Menindaklanjuti aspirasi warga dalam aksi Aliansi Masyarakat Pejuang Kemanusiaan di Gedung DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bulukumba turun langsung meninjau areal Hutan Anrang, Minggu (6/9/2026).


Lokasi tersebut menjadi salah satu objek yang dipersoalkan warga terkait rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Sejumlah anggota DPRD yang hadir di antaranya Andi Usdar, Syamsir Siregar, Andi Suriadi, Fathinah, Hj Astati, Hj Nuraidah, Ismail Papo, H. Bahtiar Ilham, Risal Sarib, Andi Pangerang, Nurlina, dan H. Syarifuddin. Serta Dampingi Staf DPRD.

Selain Itu, Dua Kepala Desa hadir pada kunjungan DPRD tersebut, Yakni Kepala Desa Bukit Harapan Asbar dan Kepala Desa Benteng Palioi Syaripuddin

Kedatangan rombongan DPRD disambut ratusan warga dari Desa Benteng Palioi dan Desa Bukit Harapan.

Di lokasi, para anggota dewan berbaur dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi lahan yang selama ini dipersoalkan warga dan disebut masuk dalam rencana pembangunan Yon TP.

Anggota DPRD Bulukumba, Andi Usdar, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan saat aksi di Gedung DPRD.

“Kita sudah janji kepada masyarakat waktu aksi beberapa waktu lalu. Jadi, kita turun sebagai bentuk komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat,” kata Andi Usdar, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, lahan yang dipersoalkan warga merupakan lahan produktif yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, ia meminta agar tidak ada aktivitas atau pergerakan lebih lanjut di lokasi sebelum persoalan tersebut memperoleh kejelasan dari pemerintah pusat.

“Kami dari DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat sampai ke kementerian,” tegasnya.

Usdar menegaskan, DPRD tidak ingin persoalan tersebut berhenti pada penyampaian aspirasi di gedung dewan. Menurutnya, peninjauan lapangan diperlukan agar DPRD dapat melihat langsung kondisi lahan serta mendengar keterangan masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, warga menyambut positif kedatangan anggota DPRD ke lokasi. Mereka menilai kunjungan tersebut merupakan bentuk keseriusan wakil rakyat dalam merespons aspirasi yang telah disampaikan.

“Tentu kami apresiasi anggota DPRD yang turun langsung ke lokasi. Ini baru wakil kami yang mendengar keluhan kami. Semoga selalu komitmen mengawal aspirasi kami dan berpihak kepada masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap DPRD tidak berhenti pada peninjauan lokasi, tetapi terus mengawal persoalan tersebut hingga memperoleh kejelasan dari pemerintah dan pihak terkait.

Persoalan lahan untuk rencana pembangunan Yon TP sebelumnya menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat dalam aksi di Gedung DPRD Bulukumba. Warga meminta agar rencana pembangunan tidak mengorbankan lahan yang selama ini menjadi ruang kelola dan sumber penghidupan masyarakat.




Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dirman

Tags

Terkini

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis

Jumat, 25 September 2026 | 13:17 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 17 September 2026 | 12:49 WIB

Sumur Mengering, Polisi Bululumba Bawa Air

Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Terpopuler

X