"Pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa? Nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers," katanya.
Baca Juga: Jangan Tunggu Rontok! Ini Panduan Ganti Oli Gardan Skutik dan Ciri-Ciri Transmisi Mulai Aus
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Selain mengamankan 14 orang, KPK menyita uang tunai dengan nilai awal sekitar Rp1,4 miliar. Penyidik batang juga mengamankan logam mulia berupa emasan dan tabungan emas.
“Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dan juga logam mulia emas. Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim bernilai sekitar Rp1,4 miliar,” kata Budi.
Ia menjelaskan jumlah emas yang disita masih dihitung. Oleh karena itu, nilai keseluruhan bukti barang belum dapat dipastikan.
“Beberapa dalam bentuk emas batangan, dan beberapa dalam bentuk tabungan emas. Untuk jumlahnya masih diproses waktu,” ujarnya.
KPK sebelumnya menjadwalkan gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Perkembangan status hukum dan konstruksi perkara perlu merujuk pada pengumuman resmi KPK berikutnya.
BNPB Hormati Proses Hukum
BNPB menyatakan menghormati proses hukum yang sedang dijalankan KPK. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan lembaganya menunggu penjelasan resmi mengenai pihak-pihak yang diamankan.
“BNPB tentu mematuhi kewenangan aparat penegak hukum untuk menangani perkara ini sehingga nanti kita diharapkan ada pernyataan resmi dari KPK,” kata Berton, Rabu, 14 Oktober 2026.
Berton mengatakan BNPB belum menerima informasi lengkap mengenai identitas pihak yang terjaring OTT. Ia juga menegaskan bahwa layanan kebencanaan harus tetap berjalan selama proses hukum berlangsung.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan perkara pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan penanganan bencana. Meski demikian, dugaan tindak pidana tersebut masih dalam proses penanganan KPK dan belum dapat dianggap sebagai kesimpulan hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan.
***
Artikel Terkait
Wakil Ketua KPK Sebut Dana Korupsi Banyak Mengalir Ke cewek Bening -Bening
Dedi Congor Kembali Dipanggil KPK, Kasus Suap Bea Cukai Masuk Pengembangan Penyidikan
Tak Menutup Kemungkinan Korupsi, Yusril Persilakan KPK hingga Kejaksaan Ikut Mengusut Klaster Mewah Lapas Cibinong
14 Orang Diamankan KPK dalam OTT BNPB, Dugaan Korupsi Pengadaan Diselidiki
Pejabatnya Terjaring OTT KPK, BNPB: Junjung Asas Praduga Tak Bersalah, Hormati Proses Hukumnya
Kabut Asap Kalteng: BNPB Akui Jarak Pandang Jadi Kendala Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Jadi Tersangka