Senin, 12 Oktober 2026

Rumah Dinas TNI Jadi Sarang Operator Judol, Letkol Arman Disebut sebagai Pemilik Rumah

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:29 WIB
Rumah dinas TNI di kompleks KPAD Cijantung yang diduga dijadikan lokasi aktivitas judi online dan kini diperiksa aparat (Ig/badanperwakilannetizen)
Rumah dinas TNI di kompleks KPAD Cijantung yang diduga dijadikan lokasi aktivitas judi online dan kini diperiksa aparat (Ig/badanperwakilannetizen)

BerandaNews.Com – Kasus dugaan markas judi online (judol) di kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, mengungkap sosok pemilik rumah dinas yang digunakan sebagai lokasi aktivitas tersebut.

Pemilik rumah diketahui merupakan Letkol (Inf) Arman, perwira TNI AD yang kini menjalani pemeriksaan untuk mendalami kemungkinan keterlibatannya.

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan Arman telah diperiksa.

Namun, TNI belum memastikan apakah perwira tersebut mengetahui atau terlibat dalam aktivitas yang diduga berlangsung di rumah dinas itu.

"Terduga pemilik rumah sudah diperiksa," kata Nas kepada awak media Jumat (9/10/2026).

"Masih dalam pemeriksaan, nanti kami cek hasilnya," ujarnya.

Nas menambahkan, keterlibatan Arman masih didalami dan meminta perkembangan detail ditanyakan kepada Pomdam Jaya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan bahwa perwira tersebut merupakan anggota Garnisun

Ia memastikan TNI akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan prajurit dalam aktivitas judi online.

"Dia anggota Garnisun. Pasti kita tindak tegas," tegas Maruli di Mabes TNI AD.

"Kita pastikan nggak mungkinlah kita melindungi (oknum prajurit) yang seperti itu," lanjutnya.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di kompleks KPAD Cijantung.

Petugas kemudian mengamankan lokasi untuk pemeriksaan. Sebanyak 11 warga sipil, terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan, diamankan karena diduga bertugas sebagai operator.

Petugas juga menyita 32 komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP. Hingga kini, peran Arman masih dalam pendalaman aparat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmob Bulukumba Tangkap Dua Pelaku Curanmor

Jumat, 1 Mei 2026 | 09:54 WIB
X