BerandaNews.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebanyak Rp1,9 miliar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Jumlah uang tersebut bertambah dari penyelidikan awal yang sebelumnya disebutkan oleh KPK, yaitu Rp1 miliar.
“Untuk barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, di antaranya ada uang tunai senilai sekitar Rp1,9 miliar,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Hamenang bersama 9 orang lainnya dari Klaten pun telah tiba di gedung KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan satu orang lainnya sudah diamankan di Jakarta.
“Dari 9 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, di antaranya Bupati Klaten dan juga Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah. Sehingga total ada 10 orang, 9 dari Klaten, satu orang diamankan di Jakarta,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Budi membeberkan bahwa perkara dalam OTT Bupati Klaten cs tersebut terbagi dalam 5 klaster kasus.
“Penyelidikan ini terkait dengan dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten,” terang Budi.
“Diduga terkait dengan pengadaan barang dan jasa, terkait perizinan, dan juga terkait dengan upah pungut serta penerimaan-penerimaan lain dari dinas atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten,” jelasnya.
Selain itu, Budi juga menyebut tentang audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) di Pemerintah Kabupaten Klaten.
“Kegiatan penyelidikan ini juga terkait dugaan pemberian yang dilakukan oleh Bupati kepada oknum di BPK, dalam kaitannya pemeriksaan atau audit BPK di Pemkab Klaten,” papar Budi.
“Sehingga, dalam perkara ini ada lima klaster,” sambungnya.
Mengenai status yang terjaring OTT, KPK mengungkapkan telah menetapkan tersangka sejak Kamis,15 Oktober 2026 malam setelah dilakukan gelar perkara dan menaikkan proses penyelidikan menjadi penyidikan.
“Pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers rencana sore ini,” tandasnya.
***
Artikel Terkait
Wakil Ketua KPK Sebut Dana Korupsi Banyak Mengalir Ke cewek Bening -Bening
Dedi Congor Kembali Dipanggil KPK, Kasus Suap Bea Cukai Masuk Pengembangan Penyidikan
Tak Menutup Kemungkinan Korupsi, Yusril Persilakan KPK hingga Kejaksaan Ikut Mengusut Klaster Mewah Lapas Cibinong
14 Orang Diamankan KPK dalam OTT BNPB, Dugaan Korupsi Pengadaan Diselidiki
Pejabatnya Terjaring OTT KPK, BNPB: Junjung Asas Praduga Tak Bersalah, Hormati Proses Hukumnya
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Jadi Tersangka
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Pengadaan Dana Bencana Diselidiki
Kepala BNPB Suharyanto Berpeluang Diperiksa KPK: Tergantung Kebutuhan
Korupsi Dana Bencana hingga OTT BPK Jawa Tengah, KPK Amankan Pihak Kunci
Duduk Perkara Kasus Bupati Klaten dalam OTT KPK, Ada Uang Rp1 Miliar dan 20 Orang yang Diamankan