Senin, 5 Oktober 2026

Mandiri Hingga Level Dunia, PERTINA Sulsel Cari Ketua Baru

Photo Author
Sudirman, S.Sos., Beranda-news.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Prestasi tersebut tidak berhenti pada jumlah atlet yang lolos. Tim tinju Sulsel juga sukses membawa pulang enam medali, termasuk medali emas kelas 54 kilogram yang diraih Josua Holy Masihor.

Dominasi petinju Sulsel di era Harpen Reza Ali bahkan berlanjut ke level internasional. Pada Kejuaraan Tinju Asia 2025 di Negeri Sembilan, Malaysia, Josua Holy Masihor kembali mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi setelah mengalahkan petinju tuan rumah.

Pembinaan yang dilakukan secara konsisten juga mengantarkan delegasi tinju Sulsel dua kali mewakili Indonesia di panggung dunia, masing-masing pada Kejuaraan Dunia di Uzbekistan pada 2023 dan Dubai pada 2025.

Prestasi tersebut menjadi pembuktian bahwa talenta lokal Sulsel mampu bersaing dan berbicara di level internasional.

Baca Juga: Polisi Bulukumba Hentikan Kurir hingga Tukang Bentor, Bagi Makanan Jumat Berkah

Namun, di balik deretan prestasi tersebut, tersimpan cerita tentang perjuangan mandiri selama empat tahun kepemimpinan Harpen. Berbagai pencapaian, termasuk ketika Sulsel menjadi tuan rumah Pra-PON 2023 dan menggelar sejumlah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), disebut diraih tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Harpen disebut harus berjuang secara mandiri untuk memastikan kebutuhan atlet dan pelatih tetap terpenuhi demi mengejar prestasi.
Dedikasi pemuda berusia 32 tahun itu bahkan diuji melalui pengorbanan finansial. Harpen disebut harus merogoh kocek pribadi hingga belasan miliar rupiah untuk membangun Gedung Olahraga (GOR) di atas lahan seluas 3.000 meter persegi di Jalan AP Pettarani.

Baca Juga: Rp2,7 Miliar Digelontorkan, Wabup dan Inspektorat Cek Progres Rumah Sehat BAZNAS Bulukumba

Kondisi tersebut kemudian menjadi sorotan internal PERTINA Sulsel. Sri Syahril mengkritik minimnya perhatian pemerintah terhadap pembinaan olahraga berprestasi di Sulsel.

Menurutnya, berharap pada sokongan Pemprov Sulsel saat ini bagaikan pungguk merindukan bulan. Kondisi tersebut dinilai sangat disayangkan di tengah lesunya perhatian anggaran terhadap prestasi olahraga daerah selama lima tahun terakhir.

Karena itu, PERTINA Sulsel menetapkan kriteria yang cukup berat bagi calon ketua yang akan bertarung dalam Musprov mendatang.

Selain memenuhi persyaratan administratif seperti memiliki KTP Sulsel, menyusun visi dan misi yang jelas, serta mengantongi dukungan minimal dari 10 Pengkab/Pengkot, calon ketua juga dituntut memiliki ketahanan finansial.

Tidak hanya itu, figur yang ingin memimpin PERTINA Sulsel juga harus memiliki ketulusan untuk mengorbankan waktu dan tenaga demi menjaga marwah serta keberlanjutan prestasi tinju Sulsel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Sudirman, S.Sos.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X