BerandaNews.Com – Peristiwa kebakaran kendaraan kembali menjadi perhatian publik setelah insiden yang terjadi di area parkir TIS Square, Jalan Letjen MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).
Informasi awal yang sempat beredar di lapangan sempat menyebutkan objek yang terbakar merupakan mobil listrik.
Namun dalam perkembangan laporan resmi petugas, jumlah kendaraan yang terdampak dikonfirmasi mencapai empat unit dengan sumber awal api mengarah pada kendaraan lain.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran korsleting listrik mobil BMW," tulis Command Center Damkar DKI Jakarta.
Meski demikian, dugaan awal tersebut belum dapat dianggap sebagai hasil akhir penyelidikan resmi.
Kebakaran tersebut menarik perhatian warga karena api tidak hanya melahap satu kendaraan, melainkan dengan cepat merambat ke mobil lain yang terparkir di dekatnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memahami risiko dan penyebab kebakaran kendaraan, termasuk kemungkinan gangguan pada sistem kelistrikan.
Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, empat kendaraan yang terdampak dalam musibah ini terdiri atas BMW, Daihatsu Ayla, Suzuki Ertiga, dan Toyota Avanza.
Apa Penyebab Mobil Bisa Terbakar?
Kebakaran kendaraan pada dasarnya dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan kelistrikan, kerusakan komponen, kebocoran bahan bakar atau cairan kimia yang mudah terbakar, hingga panas berlebih pada komponen tertentu. Oleh karena itu, penyebab spesifik dari setiap insiden harus ditentukan melalui pemeriksaan teknis mendalam.
Pada kendaraan listrik, sistem baterai tegangan tinggi memang menjadi salah satu komponen utama yang memerlukan perhatian ekstra.
Kerusakan baterai atau kondisi tertentu yang memicu thermal runaway dapat menyebabkan suhu meningkat secara tidak terkendali hingga berpotensi menimbulkan kebakaran. Namun, tidak semua kasus kebakaran yang melibatkan mobil listrik bersumber dari baterai.
Di sisi lain, kendaraan bermesin pembakaran dalam (bensin/diesel) juga memiliki risiko serupa, seperti akibat gangguan instalasi listrik tambahan atau kebocoran saluran bahan bakar yang terpapar sumber panas. Artinya, jenis atau tipe kendaraan saja tidak bisa dijadikan landasan utama untuk menyimpulkan penyebab pasti sebuah kebakaran.
Api Bisa Merambat ke Kendaraan Lain
Insiden di area parkir TIS Square ini juga memperlihatkan besarnya risiko ketika kendaraan terparkir dalam jarak yang rapat.
Jika api membesar dan radiasi panas menyebar ke area sekitar, kerusakan dapat meluas dengan cepat meskipun sumber awal api hanya berasal dari satu titik.
Artikel Terkait
Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, Harga BYD Seal dan Sealion 7 Melonjak Ratusan Juta
BYD Atto 1 Terbaru Dibekali Motor 127 HP dan Opsi LiDAR, Harga Masih Misteri
Audi Perluas Keluarga SUV, Q9 Jadi Model Flagship dengan Tiga Baris Kursi
BYD Atto 8 Meluncur di Paris, Isi Baterai 5 Menit Bisa Tembus 70 Persen
SUV dan Sedan Chery Terpantau di DJKI, Apakah Bakal Dijual di Indonesia?