“Kami juga sudah melakukan pendalaman di lapangan dan mendapatkan informasi bahwa bangunan di lokasi tersebut digunakan oleh pihak lain, bukan untuk operasional SPPG. Jadi tidak ada keterkaitan langsung dengan program MBG,” tegasnya.
Dengan demikian, BGN memastikan ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis tidak terkait dengan fasilitas SPPG ataupun gudang penyimpanan yang digunakan untuk mendukung program MBG.
Penyaluran MBG juga disebut tetap berjalan normal karena pasokan bahan pangan tidak terdampak oleh kejadian tersebut.***
Artikel Terkait
Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Cekkeng, Kapolres Bulukumba: Pedagang Jangan Coba Main Harga
Warga Desa Tamaona Jadi Korban Pencopetan di Pasar Batukatopa
Program MBG Prabowo Sudah Berjalan 6 Bulan di Bulukumba, Dinkes Perkuat Edukasi Higienitas Dapur
Yayasan Baroqatul Ummah Siap Penuhi Standar Demi Dukung Program MBG di Bulukumba
DPRD Bulukumba Gelar RDP Bahas Polemik Relokasi Pasar Cekkeng
Jelang Launching Dapur MBG Polres Bulukumba, SPPG Gelar Simulasi
Aksi MBG Bulukumba Desak Polisi Jadikan Tersangka Dua Perempuan Viral Dugaan Penistaan Agama
Bulukumba Bidik Pasar Kalimantan, Siap Kirim Pangan Lewat Jalur Laut
Pasar Bontonyeleng Diteror Maling, 200 Kg Beras Pedagang Digondol
BGN Ungkap Dugaan Setoran Yayasan kepada Mitra Dapur MBG, Mitra Bisa Ajukan Pergantian
BGN Respons Penemuan Mayat Terborgol di Kendal: Pastikan Bukan SPPG hingga Ungkap Tak Ada Mitra yang Klaim Jadi Dapur MBG
Kepala BGN Tepis Narasi MBG Tidak untuk Anak Panti Asuhan: Ada Mekanisme dan Regulasinya