Jakarta. Berandanews.Com - Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun menjadi salah satu nama yang masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2026.
Pengusaha jalan tol tersebut mengungkap bahwa dirinya diminta langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kerja Presiden.
Kabar tersebut disampaikan Jusuf Hamka menjelang pelantikan anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026. Ia menceritakan dirinya mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi.
"Jam 6.35 (pagi), ditelepon Pak Seskab. Saya kaget. Saya cuma bilang alhamdulilah pak, negara mempercayai saya," kata Jusuf Hamka seperti dikutip ANTARA.
Baca Juga: Rocky Gerung Jadi Wantimpres, dari Pengkritik Pemerintah ke Lingkar Penasihat Presiden
Menurut Jusuf Hamka, Teddy kemudian menyampaikan bahwa permintaan tersebut datang dari Presiden Prabowo. Ia pun menyatakan kesediaannya untuk menjalankan tugas tersebut.
“Betul, Bapak Presiden minta,” ujar Jusuf Hamka saat menceritakan percakapannya dengan Seskab Teddy.
Jusuf Hamka dikenal luas sebagai pengusaha yang bergerak di sektor jalan tol. Selain aktivitas bisnis, namanya juga sering dikaitkan dengan kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas keagamaan melalui Masjid Babah Alun.
Baca Juga: Suket SMA Gibran Disorot di MK, Ternyata Terbit Sejak Agustus 2019
Ia memiliki cita-cita yang membangun hingga 1.000 masjid di berbagai wilayah Indonesia. Nama Babah Alun sendiri juga melekat dengan perjalanan hidup Jusuf Hamka sebagai seorang muslim keturunan Tionghoa.
ANTARA mencatat, ia lahir dengan nama Josef Alun dan kemudian memeluk Islam pada tahun 1981 di bawah bimbingan Buya Hamka, yang menjadi ayah angkatnya.
Di luar dunia usaha dan kegiatan sosial, Jusuf Hamka sempat terjun ke dunia politik melalui Partai Golkar. Pada tahun 2024, ia menjadi salah satu tokoh yang dikaitkan dengan pencalonan kepala daerah sebelum kemudian mengundurkan diri dari kepengurusan partai dan pencalonan Pilkada.
Baca Juga: Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom, Ini Profil dan Latar Belakangnya
Dalam surat pengunduran dirinya, Jusuf Hamka menyebut ingin melanjutkan program Masjid Babah Alun di 38 provinsi dan kembali pada cita-citanya sebagai pekerja sosial. Ia juga menyebut faktor usia serta pertimbangan keluarga sebagai alasan pengunduran diri.
Kini, Jusuf Hamka kembali mendapat peran dalam pemerintahan setelah ditetapkan sebagai anggota Wantimpres.
Artikel Terkait
Kebakaran Dahsyat Trans Home Jogja, Dua Karyawan Tewas Terjebak Api
Mitchell Baker Menggila! 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Ini Profilnya
UU PPRT Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Jaminan Sosial Kesehatan
Polisi Bulukumba Hentikan Kurir hingga Tukang Bentor, Bagi Makanan Jumat Berkah
BSU 2026 Kembali Disalurkan, 13,3 Juta Pekerja Ditargetkan Terima Rp900 Ribu
BRI Raih Pengakuan Global, Jadi Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Pertanian dan Pedesaan
FAM Malaysia Soroti FIFA! Injury Time Indonesia-Bangladesh Berubah 2 Jadi 7 Menit, Ada Apa?
Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom, Ini Profil dan Latar Belakangnya
Suket SMA Gibran Disorot di MK, Ternyata Terbit Sejak Agustus 2019
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, dari Pengkritik Pemerintah ke Lingkar Penasihat Presiden