Senin, 12 Oktober 2026

Banjir Padang Meluas ke 3 Kecamatan, Tim Gabungan Evakuasi Ratusan Warga

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 02:13 WIB
Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Lubuk Minturun, Kota Padang, setelah hujan deras memicu luapan sungai pada Sabtu (10/10/2026). (Foto: Tangkapan layar Threads)
Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Lubuk Minturun, Kota Padang, setelah hujan deras memicu luapan sungai pada Sabtu (10/10/2026). (Foto: Tangkapan layar Threads)

BerandaNews.Com — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu (10/10/2026). Luapan Sungai Lubuk Minturun menyebabkan permukiman warga terendam, sementara tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Padang hingga Sabtu pukul 22.45 WIB, sebanyak 498 warga terdampak banjir dan 238 orang telah dievakuasi. Banjir juga merendam 120 rumah di sejumlah wilayah terdampak.

Banjir Padang Berdampak pada 3 Kecamatan

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo.

Rinciannya, Kecamatan Kuranji mencatat 245 warga terdampak. Di Kecamatan Koto Tangah, sebanyak 208 warga terdampak, termasuk warga di Kelurahan Lubuk Minturun dan Koto Panjang Ikua Koto. Sementara itu, Kecamatan Nanggalo mencatat 45 warga terdampak, terutama di Kelurahan Tabing Banda Gadang.

Kawasan Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, dan kompleks Lumin Park di sekitar Lubuk Minturun menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam proses evakuasi.

Tim Gabungan Evakuasi Warga

BPBD Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat, TNI, Polri, dan unsur terkait melakukan evakuasi di sejumlah titik banjir. Petugas membantu warga, terutama kelompok rentan, untuk keluar dari kawasan terdampak sekaligus mengamankan barang-barang berharga.

Di sejumlah lokasi, derasnya arus menyulitkan proses penyelamatan. Petugas dilaporkan menggunakan perahu karet, tandu, dan tali sebagai alat bantu untuk mengevakuasi warga menuju tempat yang lebih aman.

Pemerintah Kota Padang juga mengerahkan tim gabungan yang melibatkan BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta dukungan TNI dan Polri. Prioritas penanganan adalah menyelamatkan warga dan memastikan mereka berada di lokasi aman.

Rumah Terendam hingga Akses Jalan Terputus

Selain merendam permukiman, banjir juga dilaporkan menyebabkan kerusakan bangunan. Berdasarkan laporan sementara yang dipublikasikan pada Minggu (11/10/2026), empat rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan berat. Akses jalan masyarakat di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, juga dilaporkan terputus.

Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu banjir di sejumlah kawasan tersebut. Kondisi ini membuat warga yang tinggal di dekat sungai dan daerah rawan genangan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan kembali turun dan debit air meningkat.

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X