BULUKUMBA, Berandanews.Com — Kepedulian terhadap keluhan petani mendorong seorang anggota kepolisian mengambil langkah nyata. Andi Mahful, polisi yang bertugas di Polsek Kindang, berinisiatif merintis jalan tani menuju persawahan sekaligus menghibahkan sebagian tanah miliknya untuk akses jalan bagi petani.
Jalan tani tersebut berada di Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Akses itu dirintis setelah Andi Mahful mendengar keluhan sejumlah petani yang kerap kehilangan kendaraan bermotor karena terpaksa memarkirnya di pinggir jalan poros saat bekerja di sawah.
Selain persoalan keamanan, keterbatasan akses menuju lahan juga menjadi kendala bagi petani, terutama ketika musim panen tiba. Kendaraan pengangkut hasil pertanian tidak dapat menjangkau sebagian area persawahan sehingga petani harus menunggu lahan lain selesai dipanen sebelum bisa mengakses jalur tertentu.
Baca Juga: Sigap! Polisi Evakuasi Perempuan Terapung di Perairan Bontobahari
Andi Mahful mengatakan, jalan tani yang dirintis memiliki panjang sekitar 500 meter dengan lebar sekitar 2 meter. Pembangunan akses tersebut dilakukan menggunakan alat berat dengan biaya pribadi.
“Panjangnya sekitar 500 meter dan lebar sekitar 2 meter. Jalan ini dibuat setelah mendengar keluhan para petani yang sudah beberapa kali kehilangan kendaraan bermotor,” kata Andi Mahful, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, persoalan lain yang dihadapi petani adalah sulitnya mengangkut pupuk dari jalan raya menuju sawah. Selama ini, sebagian petani harus memikul pupuk secara manual dengan jarak yang cukup jauh.
Baca Juga: Sumur Mengering, Polisi Bululumba Bawa Air
Dengan adanya jalan tani tersebut, beban petani diharapkan dapat berkurang. Akses itu juga diharapkan mempermudah mobilitas petani saat membawa pupuk maupun mengangkut hasil panen.
“Padi mereka juga sering rusak ketika musim panen karena tidak adanya akses jalan yang bisa dilewati menuju jalan utama. Mereka harus menunggu petani lain selesai panen,” ujarnya.
Baca Juga: Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis
Andi Mahful menjelaskan, pembangunan jalan tidak hanya menggunakan tanah miliknya. Sejumlah warga lainnya juga ikut berpartisipasi dengan memberikan sebagian tanah mereka untuk mendukung pembukaan akses jalan tani tersebut.
“Selain melewati tanah saya, sebagian jalan juga melewati tanah warga yang ikut berpartisipasi memberikan tanahnya untuk pembuatan jalan tani,” jelasnya.
Saat ini, proses perintisan jalan tani tersebut disebut sudah mendekati tahap penyelesaian. Andi Mahful berharap akses tersebut dapat segera dimanfaatkan petani untuk mempermudah aktivitas pertanian sekaligus memberikan alternatif tempat yang lebih aman bagi kendaraan mereka.