nasional

Karhutla Kalteng Belum Usai, ISPU Palangka Raya Tembus Angka 1.300

Kamis, 15 Oktober 2026 | 01:09 WIB
Kondisi langit Palangka Raya di tengah kabut asap akibat karhutla, Rabu, 14 Oktober 2026. (Threads/@oki***)

BerandaNews.Com  – Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan menembus angka 1.300 pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 11.00 WIB.

Di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), langit pada siang hari tampak berwarna cokelat.

Kondisi tersebut dibagikan oleh seorang pengguna Threads dengan akun @oki***. Unggahan itu menampilkan situasi di Kalimantan Tengah yang memunculkan kebakaran hutan dan lahan.

ISPU Palangka Raya Dilaporkan Tembus 1.300

Melalui unggahannya, @oki*** menyoroti kondisi udara di Kalimantan Tengah yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan atau kebakaran hutan.

“Hari ini di Kalimantan Tengah, imbas kebakaran hutan dan lahan alias kebakaran hutan,” tulis @oki*** melalui akun Threads-nya, Rabu, 14 Oktober 2026.

Angka ISPU sebesar 1.300 yang termasuk dalam informasi tersebut jauh melampaui ambang kategori berbahaya, yakni ISPU di atas 300.

Baca Juga: BTN Housingpreneur Batch 3 di ITB, Dorong Anak Muda Bandung Lahirkan Inovasi Perumahan

Kabut Asap Jadi Dampak Karhutla

Tingginya pencemaran udara di Palangka Raya menjadi perhatian di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung di Kalimantan Tengah.

Partikel halus PM2.5 dari asap kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus dan pantau informasi kualitas udara dari sumber resmi.

Baca Juga: Audi Perluas Keluarga SUV, Q9 Jadi Model Flagship dengan Tiga Baris Kursi

Halaman:

Tags

Terkini