Peringatan ini mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan mental perlu mendapatkan perhatian yang setara dengan kesehatan fisik. Persoalan kesehatan mental bukan sesuatu yang patut dijadikan bahan ejekan atau alasan untuk memberikan stigma kepada seseorang.
Momentum ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih terbuka dan suportif, baik di keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat.
Dukungan dapat dimulai dengan mendengarkan tanpa menghakimi, menghormati pengalaman orang lain, serta membantu mereka memperoleh pertolongan yang sesuai.
Dengan demikian, Hari Kesehatan Mental Sedunia bukan hanya peringatan tahunan, tetapi juga ajakan untuk membangun kepedulian dan memastikan orang yang mengalami masalah kesehatan mental mendapatkan dukungan serta layanan yang layak.***
Artikel Terkait
Keutamaan dan Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Klinik Utama Mega Sehati Luncurkan Layanan Ambulans Gratis untuk Peserta BPJS Kesehatan
Kesehatan, Ekonomi, dan Pendidikan Jadi Fokus Utama Pra Musrenbang Desa Tamaona
PMII Bulukumba Gandeng AKBID Tahirah Al Baeti Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sentuhan Kepedulian Klinik Mega Sehati Bulukumba, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Pantai Bara
UU PPRT Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Jaminan Sosial Kesehatan