“Iya, pas sarapan Minggu pagi, nginap di hotel terus langsung balik Jakarta. Sekarang di Balikpapan,” jelasnya.
Pemprov menyatakan perjalanan tersebut menggunakan biaya pribadi dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ririn juga mengatakan perjalanan ke luar negeri itu telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri, sementara permohonan tertulis disampaikan secara paralel.
“Perjalanan ini telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Permohonan tertulis juga disampaikan secara paralel,” kata Ririn, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila perjalanan tersebut memunculkan pertanyaan atau kekecewaan di tengah masyarakat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf jika perjalanan ini menimbulkan pertanyaan atau kekecewaan. Kepekaan dan empati terhadap kondisi masyarakat tetap menjadi perhatian kami,” ujarnya.
Karhutla Kaltim Masih Jadi Perhatian
Polemik perjalanan Rudy muncul ketika penanganan karhutla di Kalimantan Timur masih menjadi persoalan.
Kondisi tersebut membuat waktu keberangkatan dan kehadiran kepala daerah di tengah situasi yang dihadapi masyarakat ikut dipertanyakan.
Sorotan publik tidak hanya berkaitan dengan tujuan perjalanan, tetapi juga menyangkut kepekaan pemerintah terhadap kondisi warga yang terdampak kebakaran dan kabut asap.
***
Artikel Terkait
Antisipasi Karhutla, Polres Bulukumba Siagakan Pasukan dan Peralatan
Karhutla Kepung Kampus UNISKA Kalsel, Asap Pekat Bikin Perkuliahan Diliburkan
Kondisi Palangka Raya 10 Oktober: Asap Masih Menyelimuti, Warga Keluhkan Penanganan Karhutla
F1 Singapura Tetap Berlangsung di Tengah Polusi Asap, Hujan Sempat Tunda Sprint
Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Bakom RI Minta Malaysia-Singapura Memahami Kondisi Indonesia
Sebut 54 Hektare Terbakar, Relawan TNPT Desak Pemerintah Tangani Karhutla dalam Skala Besar: Sebelum Semuanya Terlambat
Karhutla Kalteng Belum Usai, ISPU Palangka Raya Tembus Angka 1.300