Sabtu, 17 Oktober 2026

Asap Pekat dan Angin Berubah Arah, Begini Kronologi Tragedi Karhutla Bromo

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 05:17 WIB
Petugas dan relawan berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum insiden yang menewaskan empat orang. (Threads @kosongsatuid)
Petugas dan relawan berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum insiden yang menewaskan empat orang. (Threads @kosongsatuid)

BerandaNews.Com - Empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius setelah terjebak saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026.

Insiden terjadi ketika tim gabungan berusaha mengendalikan api di tengah asap pekat dan perubahan arah angin.

Kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan enam orang menjadi korban. Penyebab kebakaran dan faktor yang membuat mereka terjebak belum dapat dipastikan.

Berangkat Pagi, Situasi Berubah Siang Hari

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan, sekitar pukul 09.00 WIB, tim beranggotakan kurang lebih 12 orang berangkat menuju titik kebakaran.

Mereka terdiri dari petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan pekerja penginapan yang membantu pemadaman.

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim menerima informasi bahwa sejumlah rekan mereka terjebak di area kebakaran.

Kobaran api, asap tebal, dan angin yang berubah arah menyulitkan upaya penyelamatan.

Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengatakan, tim awalnya melakukan pemadaman sesuai prosedur operasional.

Namun, api yang meluas dan perubahan arah angin dengan cepat membuat rombongan terpisah, sehingga enam orang terjebak.

Empat Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki

Saat tim penyelamat mencapai lokasi, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Hendra Rony Wagiyanata kemudian meninggal saat menjalani proses rujukan medis, sehingga total korban meninggal menjadi empat orang.

Dua korban lainnya mengalami luka bakar serius dan memperoleh penanganan medis lanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X