Jika dugaan itu benar, artefak tersebut dapat memberikan gambaran mengenai cara pelaut kuno menyiapkan makanan selama perjalanan panjang.
Arkeolog menduga kapal itu berangkat dari pelabuhan di kawasan Levant, wilayah pesisir Mediterania timur, dan kemungkinan menuju Troya atau Pulau Kreta.
Namun, rute tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan temuan artefak dan kesamaan bentuk keramik.
Menurut Hakan Öniz, arkeolog yang memimpin penggalian bawah laut, bentuk tempayan menjadi petunjuk penting untuk memperkirakan usia kapal.
Öniz mengatakan kepada Reuters bahwa timnya memperkirakan artefak tersebut berusia sekitar 4.400–4.700 tahun.
Ia juga menyebut temuan itu membuka peluang untuk memahami hubungan perdagangan pada masa Zaman Perunggu Awal.
Artefak yang berhasil diangkat kini menjalani proses konservasi dan pemeriksaan ilmiah lebih lanjut. Para peneliti masih perlu mengkaji temuan tersebut untuk memperjelas usia, fungsi, dan kemungkinan muatan kapal.
Meski disebut berpotensi menjadi bangkai kapal tertua yang pernah ditemukan, klaim tersebut tetap perlu dipahami sebagai penilaian awal para arkeolog.
Penelitian lanjutan diperlukan untuk memperkuat kesimpulan mengenai usia dan signifikansi situs tersebut.
***
Artikel Terkait
Pemkab Bantaeng Dorong Industri Kapal Nelayan di Lamalaka
Berkas HM.Sabir Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Segera Dilimpahkan Ke PN Makassar
Dikabarkan, Berkas Tersangka Korupsi Kapal Nelayan Libatkan Anggota Dewan Telah di Limpahkan Ke Pengadilan Tipikor Sulsel
Diduga Kapal Ambulance Desa Jinato Angkut Penumpang, Karam di Perairan Bulukumba
Kapal Pengangkut Ikan Hilang di Perairan Teluk Bone Bulukumba
Warga Bulukumba Meninggal di Atas Kapal
Polres Bulukumba Periksa Pelapor Perusakan Kapal Nelayan Bantaeng
PJ Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kapal Seharga Rp 200 Juta kepada Nelayan Lokal
Kembali ke Akar Tradisi: Konsep Buka Puasa Terbuka di Mesjid Kapal Munzalan Tanahberu Membuat Warga Tertarik
Kapal Pinisi Ikon Bulukumba di Atas Gedung Satap Terbakar
KM Ferona Tenggelam di Labuan Bajo, Begini Kronologi dan Cerita Nakhoda Kapal saat Selamatkan Penumpang