nasional

Cerita Penumpang Jadi Korban Pesawat Delay usai Kabut Asap Pekat Selimuti Palembang: Semua Ruang Tunggu sampai Resto Full

Jumat, 9 Oktober 2026 | 01:43 WIB
Foto: Threads/hevara

BerandaNews.Com - Kabut asap pekat yang berkelok-kelok di Palembang, Sumatera Selatan berpengaruh pada aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Media sosial di platform Threads menunjukkan sejumlah keluhan dari penumpang yang jadwal keberangkatannya harus ditunda.

"Semua flight delay. Semua ruang tunggu, mau resto sampai lounge pun full. Tadi sampai ada yang ditawarin refund karena ga bisa terbang, semua gara-gara secepatnya," tulis akun Threads @vinadenia dalam utas yang diunggah pada Kamis, 8 Oktober 2026.

"Penerbangan GA101 tanggal 8 Oktober 2026 pagi pukul 09.22 WIB setelah tertunda sejak pukul 06.30 WIB. Ternyata setelah penerbangan ini, tidak ada penerbangan dari dan ke Palembang sampai sore," tulis akun @kik******i

Utas lain diunggah oleh akun Threads @din******_ menyebut bahwa pesawat sempat berputar-putar selama 30 menit di udara karena tidak bisa mendarat.

"Pesawat sampai diputerin 30 menit karena enggak bisa landing akibat kabut asap yang parah banget. Sampai kapan nih kita menghirup asap ini? Kangen Palembang langitnya biru," tulisnya.

"Penerbangan palembang ke jakarta delay semua, cuma ada flight di jam 6 tadi itu pun berangkat jam 8 pagi dengan kondisi asap gini. Better ambil penerbangan pagi guys, kalau emang perlu buat antisipasi," tulis akun Threads @vin***_

Bener-bener setelahnya enggak ada penerbangan, udah dari pagi sampe sekarang 15.55 WIB belum ada keterangan. Semoga bisa terbang dengan aman dan nyaman kita semua, sambungnya.

Sementara itu, pihak Bandara SMB II Palembang mencatat hingga pukul 13.00 WIB, ada 15 penerbangan yang terdampak akibat kabut asap.

Pasalnya, kabut asap tersebut membuat jarak pandang menurun hingga hanya 400 meter.

“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 8 Oktober 2026.

“Jarak pandangnya hanya 400 meter siang ini. Penundaan ini terjadi akibat jarak pandang di bawah minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan yaitu 600 meter,” tutupnya.

Pihak bandara juga mengimbau agar penumpang berkoordinasi dan memenuhi penerbangan dengan maskapai masing-masing.

Adapun gangguan penerbangan di Bandara SMB II Palembang ini sudah terjadi hingga ke-8 berturut-turut akibat kabut asap.
***

Tags

Terkini