Sebelumnya, Kalam bahkan menggunakan bahasa Jawa ketika menyinggung persoalan asap dari karhutla Indonesia yang disebut berdampak terhadap Malaysia dan kesehatan masyarakat di negara tersebut.
Hingga kini, pemerintah Indonesia kini terus melakukan penanganan karhutla sekaligus berkoordinasi dengan negara-negara yang ikut terdampak asap lintas batas.