BerandaNews.Com — Chef Arnold Poernomo mengkritik dugaan orientasi keuntungan investor dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui unggahan Threads pribadinya pada Rabu, 21 Oktober 2026, yang menyoroti persoalan pengembalian modal dan pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam unggahan di akun @arnoldpo, Arnold mempertanyakan alasan investor dapur MBG dinilai ingin meraih keuntungan dengan cepat, di tengah ketidakpastian keberlanjutan proyek dalam lima tahun ke depan.
Ia menyebut pengembalian modal dapur MBG diperkirakan sekitar satu tahun, sedangkan bisnis makanan dan minuman pada umumnya belum tentu mencapai titik impas dalam waktu satu setengah tahun.
Chef Arnold Soroti Dugaan Orientasi Keuntungan Investor
“Dapur MBG itu balik modal kurang lebih 1thn dan sisanya untung,” tulis Arnold dalam unggahannya.
Ia menilai situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi BGN, terutama terkait tata kelola dan perilaku mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan program.
Unggahan tersebut mendapat ribuan tanda suka. Sejumlah pengguna Threads juga merespons dengan membagikan pengalaman dan pandangan mereka mengenai operasional dapur MBG.
Salah satu pengguna mengaku mengetahui persoalan tersebut melalui teman-temannya yang pernah bekerja sebagai kepala koki di dapur MBG.
Akun itu mengklaim sejumlah pekerja tidak bertahan karena persoalan anggaran, penyusunan menu, serta dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam pengelolaan dapur.
Namun, klaim pengguna tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan tidak mewakili kondisi seluruh dapur MBG.
BGN Pernah Menjelaskan Perhitungan Modal Dapur MBG
Dalam siaran pers pada 25 Februari 2026, BGN menyatakan investasi awal mitra untuk membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berkisar Rp2,5 miliar hingga Rp6 miliar.
BGN juga menjelaskan bahwa pendapatan kotor maksimal dari komponen insentif diperkirakan sekitar Rp1,8 miliar per tahun, tetapi angka tersebut bukan keuntungan bersih.
Menurut penjelasan BGN, titik impas bisnis diproyeksikan tercapai dalam kisaran dua hingga dua setengah tahun setelah memperhitungkan investasi, penyusutan aset, dan biaya operasional.
Artikel Terkait
Yayasan Baroqatul Ummah Siap Penuhi Standar Demi Dukung Program MBG di Bulukumba
Jelang Launching Dapur MBG Polres Bulukumba, SPPG Gelar Simulasi
Aksi MBG Bulukumba Desak Polisi Jadikan Tersangka Dua Perempuan Viral Dugaan Penistaan Agama
BGN Ungkap Dugaan Setoran Yayasan kepada Mitra Dapur MBG, Mitra Bisa Ajukan Pergantian
Viral Supplier Kirim 280 Kg Ayam ke SPPG Pakai Mobil Bak Terbuka, Chef Kumink Singgung Aturan Cold Chain BGN yang Diabaikan
BGN Respons Penemuan Mayat Terborgol di Kendal: Pastikan Bukan SPPG hingga Ungkap Tak Ada Mitra yang Klaim Jadi Dapur MBG
Kepala BGN Tepis Narasi MBG Tidak untuk Anak Panti Asuhan: Ada Mekanisme dan Regulasinya
7 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis, BGN Bantah Ada SPPG di Lokasi
PJJ Berlaku, MBG Tak Otomatis Berhenti! BGN Jelaskan Aturan Distribusinya
MBG Prasmanan Mulai Dibuka untuk Sekolah, BGN Ungkap Tahapan hingga Aturan Porsi
Kepala SPPG Diduga Dicambuk di Kantor, BGN Copot Korwil Purwakarta
Belajar dari Titik MBG, Pembentukan Torasera Koperasi Desa Harus Dikawal Sebelum Jadi Ladang Kongkalikong
BGN Bakal Pantau Dapur MBG Pakai AI: Pantau Masak Hingga Cuci Ompreng