Jakarta,Berandanews.Com – Kabar baik datang bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN). Tunjangan Profesi Guru (TPG) mulai dicairkan secara bertahap pada pekan ini setelah proses administrasi di tingkat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) rampung.
Pencairan tersebut ditargetkan selesai paling lambat pekan depan bagi seluruh guru non-ASN yang telah memenuhi persyaratan pendataan.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan seluruh proses Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) telah selesai.
Baca Juga: Gibran Diseret dalam Laporan Suket Pendidikan, Kapolri Suyudi Didesak Buktikan Independensi Polri
Saat ini, proses tinggal menunggu penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
“Alhamdulillah, saya menerima kabar bahwa TPG guru non-ASN sudah ada yang cair ya di minggu ini," ujar Nunuk Suryani via akun media sosial Threads pribadinya @nunuksuryani diakses pada Minggu, (18/10/2026).
"Bapak-Ibu, pencairan akan dilakukan secara bertahap, semua SPM dan SPP sudah selesai. Dan kita tinggal menunggu antrean SP2D di KPPN,” sambungnya.
Kemendikdasmen juga melakukan koordinasi dengan KPPN untuk mempercepat penerbitan SP2D.
Baca Juga: MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Dinilai Tak Punya Legal Standing
Langkah tersebut dilakukan agar proses penyaluran tunjangan kepada guru non-ASN tidak kembali mengalami keterlambatan.
“Dan kita juga sudah ada kerja sama dengan KPPN untuk akselerasi SP2D. Jadi, terima kasih untuk kesabaran Bapak-Ibu. Maksimal minggu depan, semua guru non-ASN yang sudah memenuhi syarat pendataannya akan segera mendapatkan TPG,” lanjut Nunuk.
TPG Sempat Terlambat
Sebelumnya, pencairan TPG bagi sebagian guru non-ASN mengalami keterlambatan hingga tiga sampai empat bulan.
Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari sejumlah tenaga pendidik yang menunggu tunjangan profesinya.
Baca Juga: Bantuan Pendidikan Keagamaan Anak Diduga di Sunnat, Kejari Geledah Kantor Kemenag Bulukumba
Artikel Terkait
Pengurus APSI Dilantik, Bupati Andi Utta Ajak Tingkatkan Pendidikan di Bulukumba
Bantuan Pendidikan Keagamaan Anak Diduga di Sunnat, Kejari Geledah Kantor Kemenag Bulukumba
Peduli Pendidikan dan Kesehatan, Pemdes Tamaona Gelar Penyuluhan Stunting Dirangkaikan Penyerahan Bantuan
Membuka Jendela Harapan: Babinkamtibmas Ini Bantu Pendidikan Puluhan Anak Tak Mampu
Model Cilik Asal Kabupaten Bulukumba, Andi Bau Ratu, Kembangkan Potensi Sambil Jalani Pendidikan
Pendidikan dan BPJS Jadi Sorotan dalam Reses Astati Andi Masyhur di Kindang
Kesehatan, Ekonomi, dan Pendidikan Jadi Fokus Utama Pra Musrenbang Desa Tamaona
MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Dinilai Tak Punya Legal Standing
Buntut Putusan MK soal Pendidikan Gibran, PDI-P Buka Peluang Pansus hingga Hak Angket
Gibran Diseret dalam Laporan Suket Pendidikan, Kapolri Suyudi Didesak Buktikan Independensi Polri