Sementara itu, pihak resto 88 Seoul telah menanggapi keluhan pelanggannya yang sempat viral di media sosial dan menyebut akan fokus pada penanganan, serta memberi bantuan bagi pelanggannya.
Pihak resto juga menghentikan sementara operasionalnya pada 7 dan 8 Oktober 2026.
Kasus dugaan keracunan ini mencuat usai sejumlah pengguna media sosial di platform Thread mengeluhkan mual, diare, hingga demam tinggi sampai harus dirawat di rumah sakit usai menyantap makanan di resto tersebut.
Laporan dari warganet, mereka makan di 88 Seoul sekitar tanggal 2-4 Oktober 2026 dan akhirnya muncul gejala dugaan keracunan.
Artikel Terkait
Empat Warga Desa Somba Palioi Keracunan Indomie di Larikan Ke Rumah Sakit
Diresmikan Bupati Andi Utta, Resto dan Café Dapso Hadir di Bulukumba Sajikan Makanan Khas Bugis-Makassar, Harga Terjangkau
Sapi Milik Warga Mati Keracunan, Gerak Cepat Bhabinkamtibmas Lakukan Mediasi