Sabtu, 17 Oktober 2026

Antrean BBM Bali Mengular, Gubernur Koster Minta TNI Turun Langsung ke SPBU

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:24 WIB
Personel TNI bertugas membantu operasional SPBU di Bali untuk mendukung pelayanan malam hari di tengah antrean BBM. (Threads @bani_amri)
Personel TNI bertugas membantu operasional SPBU di Bali untuk mendukung pelayanan malam hari di tengah antrean BBM. (Threads @bani_amri)

DENPASAR, BerandaNews.Com - Personel TNI dikerahkan menjadi operator di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali untuk membantu mengurai antrean BBM yang memanjang sejak pertengahan Oktober 2026.

Langkah ini dilakukan setelah Gubernur Bali Wayan Koster meminta bantuan prajurit untuk mendukung pelayanan malam hari, ketika sejumlah SPBU diperpanjang operasionalnya menjadi 24 jam.

Pemandangan personel TNI yang ikut melayani pengisian BBM pun menjadi perhatian publik.

Namun, pengerahan tersebut bukan tanpa sebab: distribusi BBM sempat terganggu, sementara antrean kendaraan meningkat di sejumlah wilayah.

Kenapa TNI Sampai Jadi Operator SPBU?

Krisis distribusi dipicu kendala teknis pada kapal tanker pengangkut BBM dan cuaca buruk yang menghambat pengiriman. Lonjakan permintaan juga memperpanjang antrean di SPBU.

Koster mengatakan operator SPBU berpotensi kelelahan karena harus melayani konsumen lebih lama dari jam operasional normal. Karena itu, ia meminta personel TNI membantu pekerjaan pada malam hari.

“Iya mungkin kecapekan ya, tapi untuk malam petugasnya dari TNI,” kata Koster saat mengunjungi SPBU di Denpasar, Kamis, 15 Oktober 2026.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri juga meminta dukungan Kodam IX/Udayana untuk membantu pengamanan distribusi BBM.

Artinya, pengerahan personel ini berkaitan dengan kebutuhan operasional sekaligus menjaga situasi SPBU tetap tertib.

Siapa yang Menginstruksikan dan Bagaimana Kondisi Terbaru?

Untuk penugasan sebagai operator malam, Koster menyampaikan permintaan langsung. Sementara itu, Pertamina berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana terkait dukungan personel.

Pertamina kemudian menyiapkan 100 personel TNI untuk membantu operasional malam di SPBU.

Dalam perkembangan Sabtu, 17 Oktober 2026, Pertamina menyiapkan 66 SPBU beroperasi 24 jam di Denpasar dan Badung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X