Senin, 19 Oktober 2026

Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini, Ini Profil Singkat dan Karirnya di Polri

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Senin, 19 Oktober 2026 | 21:38 WIB
Foto profil mendiang Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte, mantan Kadivhubinter Polri. (Foto: Indonesians Pos)
Foto profil mendiang Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte, mantan Kadivhubinter Polri. (Foto: Indonesians Pos)

BerandaNews.Com — Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte, dijadwalkan dimakamkan pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Informasi dari Divisi Humas Polri menyebutkan prosesi pemakaman tersebut menjadi penghormatan terakhir bagi Napoleon, yang meninggal dunia pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Jadwal Pemakaman Napoleon Bonaparte

Berdasarkan keterangan resmi Polri pada Minggu malam, pemakaman Napoleon dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB di kompleks TMP Cikeas.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan belasungkawa atas kepergian purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

“Atas nama keluarga besar Polri, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte,” ujar Johnny dalam pernyataan resmi Polri.

Ia juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Napoleon Bonaparte Meninggal pada Minggu

Napoleon meninggal dunia pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 10.32 WIB. Kuasa hukumnya, Putri Maya Rumanti, membenarkan kabar tersebut dan menyebut almarhum meninggal karena sakit.

Namun, Putri tidak merinci penyakit yang dialami Napoleon maupun lokasi pasti tempat ia mengembuskan napas terakhir.

Kabar wafatnya Napoleon turut mendapat perhatian dari sejumlah pejabat dan purnawirawan Polri yang menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan maupun unggahan di media sosial.

Rekam Jejak Napoleon di Polri

Sebelum menjabat Kadivhubinter Polri pada 2020, Napoleon pernah menjadi Kepala Bagian Kerja Sama Konvensional Sekretariat NCB Interpol Indonesia. Ia juga pernah menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Sumatera Selatan dan Direktur Reserse Kriminal Polda DI Yogyakarta.

Kariernya di kepolisian kemudian menjadi sorotan publik setelah ia terseret perkara penghapusan red notice Interpol atas nama Djoko Tjandra pada 2021.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X