nasional

Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Jamaah Umrah Jadi Korban

Senin, 12 Oktober 2026 | 16:53 WIB
Kepulan asap terlihat dari kejauhan di sekitar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, setelah serangan. (Foto: Tangkapan layar Threads)

BerandaNews.Com — Jamaah umrah dan pengunjung Masjidil Haram di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah dilaporkan turut menjadi korban dalam serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (10/10/2026).

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 12 orang dan menyebabkan 309 lainnya terluka, menurut data Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi.

Informasi mengenai keterlibatan jamaah umrah dan pengunjung dua masjid suci itu muncul di tengah laporan jatuhnya korban dari berbagai kewarganegaraan.

Namun, jumlah pasti jamaah umrah yang meninggal dunia maupun terluka belum dirinci dalam informasi yang tersedia.

Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan di area bandara. Puing-puing bangunan dilaporkan berserakan di dalam terminal, sementara kepulan asap terlihat dari sekitar lokasi kejadian.

Operasional bandara sempat dihentikan untuk pemeriksaan keamanan dan penanganan dampak serangan.

Jamaah Umrah Turut Terdampak

Jamaah umrah dan pengunjung dua masjid suci dilaporkan termasuk di antara korban serangan yang terjadi di Bandara King Khalid.

Informasi tersebut menambah perhatian terhadap dampak insiden, mengingat Riyadh merupakan salah satu titik perjalanan udara bagi warga asing yang bepergian ke Arab Saudi.

Meski demikian, belum ada rincian terverifikasi mengenai kewarganegaraan, jumlah, maupun kondisi jamaah umrah yang menjadi korban.

Informasi tersebut perlu menunggu pembaruan dari otoritas Arab Saudi atau perwakilan negara terkait.

Keluarga jamaah yang memiliki anggota keluarga dalam perjalanan ke Arab Saudi disarankan memantau informasi dari maskapai, penyelenggara perjalanan umrah, serta perwakilan resmi pemerintah untuk memperoleh kepastian mengenai kondisi penumpang.

12 Orang Tewas dan 309 Terluka

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini