BULUKUMBA,Berandanews.Com – Kematian Anto, tahanan titipan yang meninggal dunia di dalam sel tahanan Polsek Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah muncul dugaan penganiayaan oleh oknum anggota kepolisian yang kini menjadi bagian dari proses pemeriksaan.
Anto sebelumnya ditahan karena diduga terlibat dalam kasus pencurian telepon genggam atau handphone. Pada awalnya, kematian korban disebut sebagai peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri berdasarkan keterangan awal pihak kepolisian. Namun, belakangan muncul pemberitaan mengenai keterangan saksi yang diduga melihat adanya tindakan penganiayaan terhadap korban.
Menanggapi perkembangan tersebut, Polres Bulukumba menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kematian Anto. Melalui Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat, disampaikan bahwa Kapolres Bulukumba meminta agar kasus tersebut diungkap secara menyeluruh.
Baca Juga: Kematian Tahanan di Polsek Kajang, 16 Saksi Diperiksa dan 10 Polisi Dimintai Keterangan
Dalam proses pemeriksaan, sebanyak 16 saksi telah dimintai keterangan. Selain itu, tujuh personel Polsek Kajang, termasuk tiga anggota yang bertugas piket penjagaan saat peristiwa tersebut terjadi, turut diperiksa.
Tiga anggota polisi kini ditempatkan secara khusus atau menjalani penempatan khusus (patsus) sebagai bagian dari pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik dan profesi Polri. Ketiganya masing-masing berinisial Aipda B, Aipda AS, dan Bripka IF.
Menanggapi langkah tersebut, praktisi hukum Muh. Syahban Munawir menilai kematian seorang tahanan di dalam sel kepolisian merupakan peristiwa serius yang harus diungkap secara transparan dan menyeluruh.
“Selaku praktisi hukum, saya menilai kematian tahanan di Polsek Kajang merupakan peristiwa serius yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Ketika seseorang berada dalam penguasaan aparat negara, negara memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan hak-hak dasarnya,” ujar Syahban, yang akrab disapa Awie, saat dihubungi media ini, Minggu (18/10/2026).
Baca Juga: Tahanan Polsek Kajang Meninggal Dalam Sel Tahanan, Keluarga Lapor Polisi
Awie mengapresiasi langkah cepat Propam Polres Bulukumba dan Polda Sulawesi Selatan yang telah memeriksa sejumlah personel serta menempatkan tiga anggota dalam patsus. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting untuk memastikan dugaan pelanggaran yang terjadi dapat diperiksa secara serius.
Meski demikian, ia mengingatkan agar penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan etik apabila nantinya ditemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Propam Polres Bulukumba dan Polda Sulsel. Namun, kami berharap penanganannya tidak hanya berhenti pada pelanggaran kode etik. Kami melihat adanya dugaan penganiayaan berat dalam kasus ini, terlebih terdapat keterangan saksi yang mengaku melihat langsung korban diduga dianiaya oleh oknum anggota kepolisian,” tegasnya.
Baca Juga: Oknum Polisi Bertugas di Polsek Kajang Dan Saudaranya Jadi Tersangka Penganiayaan
Awie menekankan, keterangan saksi merupakan salah satu alat bukti yang dapat digunakan dalam proses hukum. Kendati demikian, seluruh keterangan harus diuji melalui penyelidikan dan pemeriksaan yang objektif, termasuk dengan memperhatikan hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Menurutnya, hasil autopsi menjadi salah satu bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan Anto meninggal dunia. Hasil tersebut perlu dikaji bersama keterangan saksi dan alat bukti lainnya guna memastikan apakah dugaan penganiayaan memiliki kesesuaian dengan temuan medis.
Artikel Terkait
Satresnarkoba Polres Bulukumba Tangkap Kurir dan Bandar Sabu di Herlang
Peduli Pertanian, Polres Bulukumba Bantu Bibit dan Terpal Petani Desa TaccorongÂ
Polres Bulukumba Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai, Wujudkan Lingkungan Asri di Hari Bhayangkara ke-80
Antisipasi Karhutla, Polres Bulukumba Siagakan Pasukan dan Peralatan
Polres Bulukumba Rutin Gelar Yasinan
Antisipasi Antrean Mengular, Polres Bulukumba Kerahkan Personel ke SPBU
Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis
Rumah Kosong Jadi Sarang Penimbunan Solar, Polres Bulukumba Sita Ribuan Liter BBM
Jumat Berkah Penuh Kehangatan, Polres Bulukumba Bagikan Makanan Gratis untuk Warga
Polres Bulukumba Gelar Operasi KRYD di Wisata Bira, Tes Urine dan Periksa Senjata Tajam Pegunjung