Berandanews.Com – Tong biru dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menjadi sorotan publik.
Bukan tanpa alasan, wadah berwarna biru tersebut ternyata digunakan untuk menyimpan uang tunai yang disita penyidik dalam pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
KPK mengungkapkan bahwa uang senilai Rp934 juta ditemukan di dalam tong biru yang berada di kediaman Hanaku Agni Sadewo, pihak swasta sekaligus adik kandung Hamenang.
“Senilai Rp934 juta ditemukan di kediaman Sdr. HAS, yang disimpan dalam sebuah tong berwarna biru,” ujar Plt Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat, 16 Oktober 2026 malam.
Baca Juga: Korupsi Dana Bencana hingga OTT BPK Jawa Tengah, KPK Amankan Pihak Kunci
Temuan ini menjadi salah satu bagian penting dari barang bukti yang dikumpulkan penyidik dalam OTT Bupati Klaten.
Saat konferensi pers, KPK juga menunjukkan tong biru tersebut dan mengeluarkan uang tunai yang terbagi dalam 3 bundel plastik.
KPK juga mengamankan uang tunai dalam bentuk lain, termasuk uang yang disimpan di dalam sejumlah amplop dan mata uang asing.
Selain uang Rp934 juta yang ditemukan di rumah Hanaku, KPK turut mengamankan uang sekitar Rp300 juta dalam sejumlah amplop dan 5.972 yuan atau sekitar Rp16 juta.
“Uang Rp300 juta masih tersimpan dalam sejumlah amplop dan juga diduga penerimaan yang dilakukan oleh Bupati,” lanjutnya.
Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Jadi Tersangka
Adapun barang sitaan yang dibawa KPK dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten adalah dokumen dan uang tunai dengan total Rp1,2 miliar.
Keberadaan tong biru sebagai tempat penyimpanan uang ini juga sempat disinggung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada pagi hari.
“Teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini,” ujar Budi sebelumnya kepada wartawan di hari yang sama.
“Ember atau tong tersebut diduga yang digunakan Bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Kejari Bulukumba Tingkatkan Status Kasus Dugaan Korupsi di PDAM ke Tahap Penyidikan
Tujuh Kepala DinasĀ Diperiksa Kejati Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pokir DPRD
Dua Tersangka Korupsi Kredit Bank BUMN di Makassar Resmi Ditahan Kejati Sulsel
Antara Terobosan PembangunanĀ dan Dugaan Kasus Korupsi di Bulukumba
Wakil Ketua KPK Sebut Dana Korupsi Banyak Mengalir Ke cewek Bening -Bening
Sosok Pria yang Terciduk Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong, Napi Korupsi Kredit Fiktif yang Rugikan Negara Rp1 Triliun
Tak Menutup Kemungkinan Korupsi, Yusril Persilakan KPK hingga Kejaksaan Ikut Mengusut Klaster Mewah Lapas Cibinong
14 Orang Diamankan KPK dalam OTT BNPB, Dugaan Korupsi Pengadaan Diselidiki
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Jadi Tersangka
Korupsi Dana Bencana hingga OTT BPK Jawa Tengah, KPK Amankan Pihak Kunci