nasional

Bayi Nakla Viral dalam Kondisi Sakit, Pemkab Bulukumba Ungkap Upaya Pendampingan dan Bantuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

BULUKUMBA,Berandanews.Com – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan bahwa pemerintah setempat telah memberikan perhatian kepada bayi Nakla yang kini menjadi sorotan di media sosial setelah diasuh neneknya dalam kondisi sakit.

Melalui Plt. Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, pemerintah menjelaskan bahwa Nakla sebelumnya telah mendapatkan pelayanan Posyandu secara berkala di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujungbulu.

Nakla diasuh oleh neneknya, Raniah, setelah ibunya meninggal dunia 10 hari usai melahirkan. Sementara itu, ayah Nakla bekerja di luar daerah. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Raniah bekerja serabutan, mulai dari mencari kerang dan rumput laut hingga menjadi buruh tani saat musim panen.

Baca Juga: BAZNAS Bulukumba Siapkan 6.800 Kupon ATM Pangan Murah, Warga Miskin Bisa Belanja Sembako Senilai Rp50 Ribu

Menurut keterangan neneknya, Nakla mulai sakit sekitar 10 hari sebelum dibawa ke rumah sakit. Bayi tersebut mengalami kesulitan menerima asupan susu dan makanan, demam, serta kejang. Keterbatasan keluarga membuat Nakla belum segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Dirawat di RSUD

Pada Selasa malam, 20 Oktober 2026, Nakla akhirnya dibawa ke IGD RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi awal, bayi tersebut mengalami demam, memiliki riwayat kejang, serta infeksi saluran pernapasan.

Saat ini, Nakla telah mendapatkan penanganan dokter spesialis anak dan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Pemerintah setempat, khususnya Kelurahan Loka bersama kader Posyandu, telah memberikan perhatian kepada bayi Nakla. Sebelum mengalami sakit, Nakla juga telah mendapatkan pelayanan Posyandu secara berkala,” kata Andi Ayatullah Ahmad.

Baca Juga: Dulu Kehujanan, Kini Bisa Tidur Nyaman: BAZNAS Bulukumba Serahkan Rumah untuk Ibu Itte

Ia menambahkan, nenek Nakla tercatat sebagai penerima bantuan pangan pemerintah dan telah mengakses layanan kesehatan melalui Posyandu.

Selain itu, Baznas dan relawan di Bulukumba telah menyalurkan bantuan untuk meringankan beban Nakla dan keluarganya. Pemerintah juga berupaya membantu pengurusan BPJS Kesehatan melalui skema bantuan pemerintah agar kebutuhan layanan kesehatan Nakla dapat terpenuhi.

606 Posyandu Perkuat Layanan Dasar

Pemkab Bulukumba memiliki 606 Posyandu Era Baru yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Layanan ini berperan dalam pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu dan anak, edukasi keluarga, serta deteksi dini masalah kesehatan.

Andi Ayatullah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Warga yang menemukan anak atau keluarga dalam kondisi membutuhkan pertolongan diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat, kader Posyandu, atau petugas kesehatan.

Halaman:

Tags

Terkini