BerandaNews.Com – Poltracking Indonesia mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sejumlah bidang.
Dari 7 bidang yang diukur, pendidikan mencatat tingkat kepuasan tertinggi sebesar 66,3 persen, sedangkan ekonomi menjadi bidang dengan angka kepuasan paling rendah, yakni 36,8 persen.
Temuan tersebut merupakan bagian dari survei nasional Poltracking yang digelar pada 30 September hingga 7 Oktober 2026.
Survei melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih, dengan metode multistage random sampling.
Wawancara dilakukan secara tatap muka. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda Rasyid mengatakan publik memberikan penilaian berbeda terhadap kinerja pemerintah di setiap bidang.
"Publik merasa puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Bidang Pendidikan (66,3%), Pertahanan dan Keamanan serta Sosial Budaya (63,7%), Kesehatan (62,1%)," kata Hanta Yuda Rasyid, dikutip dari YouTube Poltracking Senin (19/10/2026).
"Sementara Politik dan Stabilitas Nasional (53,6%), Hukum dan Pemberantasan Korupsi (43,1%), serta Bidang Ekonomi adalah yang paling rendah tingkat kepuasannya (36,8%)," sambungnya.
Berdasarkan hasil tersebut, bidang pendidikan memperoleh kepuasan 66,3 persen, dengan 27,6 persen responden menyatakan tidak puas.
Kemudian, bidang pertahanan dan keamanan mencatat kepuasan 63,7 persen dan ketidakpuasan 25,5 persen.
Angka yang sama juga tercatat pada bidang sosial budaya, dengan 63,7 persen responden menyatakan puas dan 22,4 persen tidak puas.
Untuk bidang kesehatan, tingkat kepuasan mencapai 62,1 persen, sedangkan 32,4 persen responden menyatakan tidak puas.
Selanjutnya, kepuasan terhadap bidang politik dan stabilitas nasional berada di angka 53,6 persen.
Sementara 32 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah di bidang tersebut.
Artikel Terkait
Pengamat Intelejen Dukung Listyo Sigit Prabowo Calon Kapolri, Sosok Dekat Dengan Ulama
Presiden Jokowi lantik Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri
Ridwan Kamil Terus Tempel Elektabilitas Ganjar, Prabowo, dan Anies
Prabowo Bertemu Surya Paloh, Begini Respon Anies Baswedan
Pidato Presiden Prabowo Minta Swasembada Pangan Dipercepat, Andi Utta: Sudah Kami Kerjakan
Syahruni Haris: TNI-Polri Jadi Mitra Strategis Sukseskan Asta Cita Prabowo di Bulukumba
Ketua Gerindra Bulukumba All Out Dukung Prabowo Hapus Utang Petani-Nelayan
Program MBG Prabowo Sudah Berjalan 6 Bulan di Bulukumba, Dinkes Perkuat Edukasi Higienitas Dapur
Keponakan Prabowo Pimpin Karang Taruna Nasional, Syahruni Haris Beri Selamat
Gerindra Sulsel Gelar Rakorda 2026, Target Menang Pemilu dan Menangkan Kembali Prabowo
Reshuffle Kabinet ke-7, Prabowo Lantik 16 Pejabat: Bahlil Rangkap Dua Jabatan
Suket SMA Gibran Disorot di MK, Ternyata Terbit Sejak Agustus 2019
Presiden FIFA Terpukau Visi Prabowo, Sepak Bola Didorong Jadi Motor Pembangunan Indonesia
Indonesia Juara! Garuda Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Prabowo Sampai Joget di Podium
MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Dinilai Tak Punya Legal Standing
Usai Putusan MK, Refly Harun Prediksi Gibran Mundur dan Soroti Jalur Pemakzulan
Gibran Tak Bisa Didiskualifikasi MK, Bivitri Susanti Soroti DPR hingga Penegak Hukum
Gara-Gara Sidang Ijazah Gibran, 9 Hakim MK Dilaporkan ke MKMK
Buntut Putusan MK soal Pendidikan Gibran, PDI-P Buka Peluang Pansus hingga Hak Angket
Rocky Gerung Kritik Langkah DPR dalam Polemik Ijazah Gibran: Putusan MK Jangan Jadi Alat Politik
Gibran Diseret dalam Laporan Suket Pendidikan, Kapolri Suyudi Didesak Buktikan Independensi Polri
Muhammadiyah Hormati Putusan MK soal Gibran, Haedar Nashir: Jangan Menang-Menangan
Prabowo Lantik 7 Pejabat Baru, Letjen Kristomei Sianturi Resmi Jadi Kepala BNPB
Survei Terbaru PPI: Kepuasan terhadap Pemerintah Prabowo Capai 65,4 Persen