Rabu, 21 Oktober 2026

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar, 70 Titik Api Terdeteksi dari Pasuruan hingga Batu

Photo Author
Basran, Beranda-news.com
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:45 WIB
Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Puluhan titik api masih terdeteksi (Threads/@jeany.angela)
Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Puluhan titik api masih terdeteksi (Threads/@jeany.angela)

BerandaNews.Com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang semakin meluas.

Hingga Selasa (20/10/2026) pagi, masih terpantau sekitar 70 titik api yang tersebar di kawasan tersebut.

Kebakaran yang awalnya terdeteksi di wilayah Pasuruan kini meluas hingga Kabupaten Malang, Mojokerto dan Kota Batu. Tim gabungan pun masih melakukan upaya pemadaman melalui jalur darat.

"Titik (api) kemarin itu lebih dari 100. Sekarang update pagi ini sebenarnya di angka 70, cuma itu (data) masih sangat fluktuatif," kata Kepala UPT Tahuta Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini kepada awak media Selasa (20/10/2026).

"(Data) titik api masih bisa berubah tergantung kondisi lapangan," sambungnya.

Perempuan yang akrab disapa Tyas itu mengatakan tim gabungan dari Polhut, Tahura Raden Soerjo, Manggala Agni, BPBD, TNI-Polri hingga relawan telah bergerak dari sejumlah titik untuk melakukan penanganan.

Pemadaman dilakukan secara manual melalui jalur darat. Petugas dan relawan menggunakan sejumlah metode, termasuk gepyok serta membuat sekat bakar untuk menghambat pergerakan api.

"Ini teman-teman sudah naik dari beberapa titik, sama masyarakat dan relawan untuk melakukan penanganan baik memadamkan dengan gepyok hingga membuat sekat bakar untuk mencegah api yang sulit dijangkau meluas," ujarnya.

Menurut Tyas, banyak relawan dan personel yang sebenarnya ingin terlibat langsung dalam penanganan kebakaran.

Namun, jumlah orang yang diperbolehkan naik ke lokasi harus dibatasi karena kondisi medan dan risiko keselamatan.

Personel yang diterjunkan juga harus memiliki kemampuan atau keterampilan yang sesuai untuk menghadapi kondisi kebakaran di kawasan pegunungan.

"Banyak personel yang ikut, ada yang 30 orang berangkat dari satu titik, ada yang 50 personel dari titik lain. Kalau terkait tenaga personel sebenarnya banyak dan semangatnya memang ada, cuman skill atau kemampuan perlu diperhatikan karena khawatir seperti kejadian di Bromo," terang Tyas.

Karhutla Gunung Arjuno-Welirang pertama kali diketahui pada Kamis (15/10/2026) sore di wilayah Pasuruan.

Api kemudian membesar dengan cepat dan merembet ke sejumlah wilayah lain. Kebakaran selanjutnya meluas hingga Kabupaten Malang, Mojokerto dan Kota Batu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Basran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2.458 Penerbangan Nyaris Batal, Imbas Asap Karhulta

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:30 WIB
X