“Jadi CCTV yang sudah ada di setiap dapur itu kemudian bagaimana kita koneksikan saja. Jadi insyaallah tidak akan ada pengadaan yang bombastis kayak yang lalu-lalu sampai ratusan miliar dan lain sebagainya, nggak akan ada,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, BGN ingin memperluas pengawasan tanpa menambah beban anggaran untuk pembelian puluhan ribu kamera baru.
Akses Rekaman Bisa Dibuka secara Terbatas
Selain untuk pengawasan internal pemerintah, BGN juga membuka kemungkinan akses tayangan CCTV secara terbatas bagi pihak yang berkaitan dengan penerima manfaat, seperti sekolah dan orang tua siswa.
Namun, penerapan akses tersebut masih perlu mempertimbangkan keamanan fasilitas dan kerahasiaan operasional dapur.
Integrasi CCTV dan AI diharapkan memperkuat pengawasan program MBG, terutama dalam menjaga kebersihan dan konsistensi prosedur pengolahan makanan.
Hasil uji coba di sekitar 70 dapur akan menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem pemantauan berikutnya.
Artikel Terkait
BGN Ungkap Dugaan Setoran Yayasan kepada Mitra Dapur MBG, Mitra Bisa Ajukan Pergantian
Viral Supplier Kirim 280 Kg Ayam ke SPPG Pakai Mobil Bak Terbuka, Chef Kumink Singgung Aturan Cold Chain BGN yang Diabaikan
BGN Respons Penemuan Mayat Terborgol di Kendal: Pastikan Bukan SPPG hingga Ungkap Tak Ada Mitra yang Klaim Jadi Dapur MBG
Kepala BGN Tepis Narasi MBG Tidak untuk Anak Panti Asuhan: Ada Mekanisme dan Regulasinya
7 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis, BGN Bantah Ada SPPG di Lokasi
PJJ Berlaku, MBG Tak Otomatis Berhenti! BGN Jelaskan Aturan Distribusinya
MBG Prasmanan Mulai Dibuka untuk Sekolah, BGN Ungkap Tahapan hingga Aturan Porsi
Kepala SPPG Diduga Dicambuk di Kantor, BGN Copot Korwil Purwakarta