Data tersebut diperbarui pada pukul 05.00 WIB, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 8,55 mikrogram per meter kubik.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara dapat berbeda antarlokasi dan waktu pengukuran.
Oleh sebab itu, masyarakat sebaiknya tidak menyimpulkan kondisi seluruh Jakarta hanya berdasarkan satu stasiun pemantauan.
Warga Diminta Memantau Udara Sebelum Beraktivitas
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi kualitas udara dan kondisi cuaca, terutama ketika hendak beraktivitas di luar ruangan.
Jika kualitas udara memburuk, masyarakat disarankan membatasi kegiatan fisik di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.
Anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati ketika polusi meningkat.
Masyarakat juga dianjurkan menjaga kecukupan cairan tubuh dan memperhatikan gejala gangguan kesehatan setelah terpapar udara yang tercemar.
Kondisi udara terkini dapat diperiksa melalui platform resmi Udara Jakarta dan informasi cuaca dari BMKG.
***
Artikel Terkait
Antisipasi Karhutla, Polres Bulukumba Siagakan Pasukan dan Peralatan
Karhutla Kepung Kampus UNISKA Kalsel, Asap Pekat Bikin Perkuliahan Diliburkan
Kondisi Palangka Raya 10 Oktober: Asap Masih Menyelimuti, Warga Keluhkan Penanganan Karhutla
Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Bakom RI Minta Malaysia-Singapura Memahami Kondisi Indonesia
Sebut 54 Hektare Terbakar, Relawan TNPT Desak Pemerintah Tangani Karhutla dalam Skala Besar: Sebelum Semuanya Terlambat
Karhutla Kalteng Belum Usai, ISPU Palangka Raya Tembus Angka 1.300
Karhutla Belum Reda, Rudy Mas'ud Terlihat Ada di Singapura
Tak Naikan Status Karhutla Jadi Bencana Nasional, Pemerintah: Belum Perlu
Asap Pekat dan Angin Berubah Arah, Begini Kronologi Tragedi Karhutla Bromo
Bahaya Karhutla untuk Penghendara Motor: Dari Risiko Pernapasan hingga Panduan Amankan Perjalanan
Bukan Cuma Jakarta, Asap Karhutla Kini Terdeteksi di Banten dan Jawa Barat
Dua Penerbangan Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Karhutla, Penumpang Perlu Cek Jadwal
Sempat Masuk Atmosfer Jakarta, Asap Karhutla Kini Mulai Menjauh ke Arah Barat