Berdasarkan informasi BMKG, asap yang terperangkap di atmosfer membutuhkan kondisi yang mendukung, termasuk hujan, agar dapat berkurang.
Lebih lanjut, Tresna menyebut bahwa angin kencang menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api.
Selain itu, keterbatasan sumber air dan sulitnya menjangkau titik kebakaran diakui turut menghambat proses pemadaman.
“Kondisi itu semakin menyulitkan ketika kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut atau area yang ditumbuhi vegetasi tinggi. Petugas membutuhkan upaya ekstra untuk mencapai titik api dan memastikan kebakaran benar-benar padam,” tukasnya.
Adapun wilayah di Kalimantan Timur, Tresna menyebut Kabupaten Paser masih menjadi salah satu wilayah dengan kejadian karhutla tertinggi.
Selain Paser, kebakaran juga terjadi di Penajam Paser Utara (PPU), termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Samarinda.
Artikel Terkait
Dua Tahun DPO Kasus Penganiayaan, Pelaku Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba di Kalimantan
Pindah Tugas Ke Kalimantan, Kapolres AKBP Supriyanto Pamit, Terimah Kasih Warga Bulukumba
Antisipasi Karhutla, Polres Bulukumba Siagakan Pasukan dan Peralatan
Bulukumba Bidik Pasar Kalimantan, Siap Kirim Pangan Lewat Jalur Laut
Gempa M5,2 Lombok Barat Dirasakan Kuat di Mataram, BMKG Ungkap Pemicunya
Karhutla Kepung Kampus UNISKA Kalsel, Asap Pekat Bikin Perkuliahan Diliburkan
Waspada Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak
Kondisi Palangka Raya 10 Oktober: Asap Masih Menyelimuti, Warga Keluhkan Penanganan Karhutla
Gempa M 5,7 Guncang Wilayah Sukabumi, Ini Data Terbaru BMKG
Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Bakom RI Minta Malaysia-Singapura Memahami Kondisi Indonesia
Kemarau Masih Mendominasi, BMKG Ungkap Potensi Hujan pada 9–15 Oktober 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi, Perairan Selatan Jawa hingga Bali Terdampak
Sebut 54 Hektare Terbakar, Relawan TNPT Desak Pemerintah Tangani Karhutla dalam Skala Besar: Sebelum Semuanya Terlambat
Karhutla Kalteng Belum Usai, ISPU Palangka Raya Tembus Angka 1.300
Karhutla Belum Reda, Rudy Mas'ud Terlihat Ada di Singapura
Tak Naikan Status Karhutla Jadi Bencana Nasional, Pemerintah: Belum Perlu
Asap Pekat dan Angin Berubah Arah, Begini Kronologi Tragedi Karhutla Bromo
Bahaya Karhutla untuk Penghendara Motor: Dari Risiko Pernapasan hingga Panduan Amankan Perjalanan
Bukan Cuma Jakarta, Asap Karhutla Kini Terdeteksi di Banten dan Jawa Barat
Dua Penerbangan Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Karhutla, Penumpang Perlu Cek Jadwal
Sempat Masuk Atmosfer Jakarta, Asap Karhutla Kini Mulai Menjauh ke Arah Barat
Asap Karhutla Mulai Menjauh, Cek Kondisi Kualitas Udara Jakarta Hari Ini
Satu Petugas Meninggal Dunia di Rumah Sakit, Korban Jiwa Karhutla Gunung Bromo Jadi Lima Orang
BMKG Catat Ratusan Titik Panas, Ini yang Perlu Diwaspadai